Journey From Zero, Inisiatif RMU Kurangi Jejak Karbon Lewat Bersepeda

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
22 Juni 2022
marketeers article
Kegiatan Journey from Zero dari RMU untuk suarakan pengurangan emisi karbon diawali di Banda Aceh (FOTO: Rimba Makmur Utama)
PT Rimba Makmur Utama (RMU) menggalang inisiatif bersepeda lintas pulau bertajuk Journey from Zero untuk kurangi jejak karbon. Kegiatan ini melibatkan 12 orang pesepeda untuk mengayuh sepeda secara bersambung dari Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam hingga Denpasar, Bali. Upaya ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda untuk mengurangi jejak karbon.
Setiap pesepeda yang terlibat dalam kegiatan Journey from Zero dari RMU akan mengayuh sepeda paling lama tujuh hari pada setiap rute yang telah ditetapkan. Perjalanan menempuh rute lintas pulau ini akan berlangsung secara estafet oleh para peserta. Dimulai dengan perjalanan Bob Bharuna, pesepeda yang mengawali perjalanan kegiatan ini menuju Medan, Sumatera Utara.
“Ini pengalaman yang seru dan berbeda. Sambil bersepeda kami melakukan pengukuran kualitas udara di kota-kota yang dilewati. Informasi itu kemudian kami sebarkan melalui media sosial. Saya berharap kegiatan ini dapat menginspirasi banyak generasi muda untuk menyadari pentingnya melakukan perubahan untuk bumi,” kata Bob dalam keterangan resmi kepada awak media pada Rabu (21/6/2022).
RMU sendiri membangun kegiatan Journey from Zero ini sebagai bagian dari kampanye Journey to Zero dengan tagar #BirukanLangit. Kampanye tersebut kali pertama digulirkan pada 21 September 2020 lalu, bertepatan dengan Zero Emission Day. Melalui koridor kampanye itu, RMU melakukan berbagai edukasi dan menggaungkan aspirasi bagi generasi muda untuk mengurangi jejak karbonnya.
Wujud penyampaian aspirasi bagi generasi muda dalam upaya mengurangi emisi karbon di Tanah Air, salah satunya digelar dengan menyampaikan tantangan virtual secara unik. Namun lewat Journey from Zero ini, RMU meyakinkan kalangan muda untuk dapat berkontribusi lebih besar pada penanggulangan perubahan iklim. Terlebih dengan berbagai kegiatan yang lebih dekat dengan kesehariannya.
“Kami berharap dapat menyebarkan pesan kepada masyarakat bahwa semua pihak dapat berkontribusi untuk mengurangi jejak karbon. Dimulai dari diri sendiri melalui hal-hal sederhana, seperti memilih menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Maria D. Dwianto, Corporate Communication Director PT Rimba Makmur Utama.
Gerakan pengurangan emisi karbon menjadi salah satu fokus PT Rimba Makmur Utama (RMU) sebagai penyedia solusi berbasis alam. RMU memegang konsesi untuk restorasi dan konservasi hutan gambut seluas 157.875 hektar di Kalimantan Tengah yang dikenal dengan nama Katingan Mentaya Project. RMU sudah memperoleh sertifikasi B Corp dan tercatat sebagai salah satu dari 154 industri di 80 negara, yang dinilai membuat dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related