Kampanye AIA Perhatikan Talenta Muda Sepak Bola Indonesia

marketeers article

Sepak bola menjad salah satu olahraga favorit di dunia, termasuk di Indonesia. Sayangnya, tingginya antusiasme masyarakat khususnya generasi muda dengan sepak bola, tidak diiringi dengan prestasi dari dalam negeri di level senior.

Padahal di level junior, Indonesia memiliki prestasi yang lebih baik. Tim nasional U-19 finis di peringkat tiga Piala AFF 2018 pada Juli 2018. Sedangkan tim nasional U-16 menjadi juara Piala AFF 2018 pada September lalu. Prestasi tersebut bukan hasil kerja jangka pendek, melainkan melalui pembinaan bertahun-tahun. Karenanya, memusatkan perhatian pada talenta muda adalah pendekatan yang tepat.

AIA Indonesia, sebagai salah satu penyedia asuransi jiwa terbesar meluncurkan inisiatif untuk membantu masyarakat Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih lama, dan lebih baik sesuai tagline mereka, Healthier, Longer, Better Lives, melalui partisipasi aktif dalam kegiatan olahraga.

“Perusahaan asuransi lazimnya jarang bertatapan langsung dengan nasabah, kecuali saat sedang proses klaim. Kami mau terlibat dalam kehidupan nasabah. Kami ingin membantu masyarakat menjadi lebih sehat dan baik dengan terlibat dalam kegiatan olahraga,” ujar Kathryn Monika Parapak, Head of Brand & Communication Marketing & Product Division PT AIA Financial.

Di sini, AIA meluncurkan gerakan “AIA Sepak Bola untuk Negeri” bersama sosok ikonik David Beckham sebagai AIA Global Ambassador. Tidak hanya itu, AIA juga menggandeng Tim Tottenham Hotspur sebagai mitra.

“Popularitas David Beckham masih amat besar di Indonesia. Ia juga sangat dekat dengan anak-anak dan keluarga. Sosoknya cocok untuk membawa misi kami. Dia juga percaya dengan program dan kampanye yang kami ciptakan,” kata Kathyrin.

AIA sadar bahwa sepak bola membutuhkan pembinaan bertahun-tahun untuk bisa menjadi pemain sekelas David Beckham. AIA juga membagikan donasi 10.000 bola di berbagai kota, mulai dari Jakarta, Ambon, Bandung, Papua, Lombok, Bali, Labuan Bajo, Padang, Palu, dan masih banyak lagi.

Pengiriman bola-bola dimulai pada Maret dan berakhir pada Oktober 2018 dengan Bali sebagai lokasi donasi terakhir. Sebelum menuju Bali, AIA mengunjungi Pulau Lombok yang mengalami bencana gempa bumi dan menyumbangkan bola serta menghibur anak-anak yang terkena dampak gempa.

Karena menyumbangkan bola tidak akan cukup untuk mengembangkan keterampilan pemain muda, AIA mengadakan klinik pelatihan untuk anak–anak bersama tim pelatih Tottenham Hotspur dan sosok-sosok sepak bola nasional seperti pelatih timnas U-19 Indra Sjafri, dan legenda sepak bola nasional, Firman Utina dan Ponaryo Astaman.

Selain pemain, salah satu komponen penting dalam sepak bola adalah pelatih. Para pelatih memainkan peran dalam membina talenta muda. Sebagai salah satu rangkaian AIA Sepak Bola untuk Negeri, AIA merancang program untuk mendukung program Kemenpora melatih 100.000 pelatih.

Program ini memberikan kesempatan bagi para pelatih muda dan guru olahraga di Indonesia untuk menerima pelatihan dan transfer pengetahuan dari para pelatih Tottenham Hotspur. Program ini telah berjalan di Jakarta dan Ambon.

“Selama pelaksanaan dari Maret dan Oktober 2018, yang paling terasa adalah peningkatan brand awareness dan PR value AIA yang mencapai sekitar Rp 18 miliar,” tutup Kathryn.

Related

award
SPSAwArDS