Kampanye Pariwisata Lewat NFT, Sandiaga Beri Apresiasi

profile photo reporter Sigit Kurniawan
SigitKurniawan
28 Februari 2022
marketeers article
Non-fungible token (NFT) saat ini sudah menjadi tren dan memiliki banyak peminat. Pasalnya, NFT bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan. Salah satunya untuk mendukung kampanye pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendukung pemanfaatan NFT untuk kepentingan pariwisata. Oleh karenanya, ia mengapresiasi Indometa yang baru saja merilis Indometa-Interactive NFT sebagai cara baru cara baru kampanye pariwisata lewat NFT.
Sandiaga juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi membeli NFT, termasuk masyarakat pemilik pixel untuk mengunggah gambar maupun foro atau membuat tautan sebagai promosi.
“Kami memberi apresiasi dan dukungan untuk kreativitas. Alasannya, NFT saat ini hot banget, dan kelihatannya eksklusif, ternyata ada yang terjangkau baik dari harga dan fungsi NFT sendiri. Ini membuka peluang yang lebih berkeadilan, dan menunjukkan NFT punya fungsi dan kegunaan yang jelas, promosi, dan bukan hanya spekulatif tapi inovatif,” kata Sandiaga seperti dikutip dari keterangan resmi Kemenparekraf.
Co-founder Indometa Irene mengatakan, konsep Indometa adalah membuat cara inovatif dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk melibatkan partisipasi masyarakat untuk mempromosikan usaha, karya seni, dan apa pun yang mereka inginkan. Konsepnya adalah peta interaktif Indonesia terdiri dari 100 ribu pixel yang berbentuk heksagonal. Di sini, masyarakat bisa membeli dan memiliki pixel tersebut dengan harga terjangkau (seratus ribu rupiah) dalam bentuk NFT.
Indometa diharapkan menjadi one-stop solution bagi para wisatawan untuk mendapat panduan tentang rute dan rencana pariwisata terutama di era digitalisasi ini. Ïndometa diciptakan untuk mendukung pariwisata, ekonomi kreatif, dan khususnya UKM yang ada di seluruh Indonesia, mengingat pandemi menjadi tantangan dan momen digitalisasi, terutama untuk promosi dan pemasaran. Oleh karenanya, kampanye pariwisata lewat NFT tersebut pantas diapresiasi.

Related