Keberhasilan IKEA Menjaring Sales dengan Mengoptimalkan Offline Online

marketeers article
Ilustrasi store IKEA. (FOTO: IKEA)

Di era digital ini, strategi omnichannel menjadi sangat penting dalam bisnis ritel. Berdasarkan pengalaman di perusahaan seperti IKEA, ada beberapa alasan mengapa online dan offline saling melengkapi dan tidak bersaing satu sama lain.

Platform online memiliki jangkauan yang lebih luas dan kemampuan untuk melacak pengeluaran iklan dengan lebih efektif. Meski demikian, toko fisik sering kali menyumbang porsi penjualan yang lebih besar dibandingkan dengan traffic online.

Irfansyah Putra, Head of Country Marketing IKEA Indonesia mengatakan, konversi di toko fisik juga cenderung lebih tinggi karena interaksi langsung dengan pelanggan memungkinkan up-selling dan cross-selling yang lebih mudah.

BACA JUGA: Ikea Investasi Miliaran Dolar AS demi Turunkan Harga Barang

“Orang kalau ke IKEA tidak keluar bawa tentengan tuh rasanya gimana gitu. Itu tidak direncanakan, tapi bagus bagi kami,” kata Irfansyah Putra saat menjadi pembicara dalam acara Tech For Business 2024, di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

online offline
Irfansyah Putra, Head of Country Marketing IKEA Indonesia. (FOTO: Marketeers)

Pendekatan omnichannel memberikan pelanggan kebebasan untuk memilih cara mereka berbelanja, baik melalui toko fisik maupun platform digital. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan tetapi juga memungkinkan bisnis untuk memahami perilaku pelanggan dengan lebih baik.

Dengan menggabungkan data dari berbagai saluran, perusahaan dapat mengidentifikasi minat dan pola belanja pelanggan, yang tidak mungkin dilakukan jika hanya mengandalkan satu saluran saja.

Di IKEA, penerapan strategi omnichannel telah terbukti meningkatkan konversi dan loyalitas pelanggan. Dengan memahami perilaku pelanggan dari berbagai saluran, IKEA dapat menyesuaikan strategi pemasaran dan penjualan mereka secara lebih efektif.

BACA JUGA: IKEA Gandeng 9 Desainer Hadirkan Koleksi OMSESIDIG

Misalnya, data dari platform online dapat digunakan untuk menarik pelanggan ke toko fisik, di mana mereka lebih mungkin untuk melakukan pembelian tambahan.

“Omnichannel ini penting untuk brand mempelajari customer. Kenapa? Karena customer yang datang ke toko itu kita gak pernah tahu,” katanya.

Omnichannel adalah strategi yang tidak hanya menguntungkan pelanggan tetapi juga memberikan keuntungan kompetitif bagi bisnis.

Dengan mengintegrasikan saluran online dan offline, bisnis ritel dapat meningkatkan penjualan, konversi, dan loyalitas pelanggan.

Artinya, teknologi memainkan peran penting dalam memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber, membantu mereka untuk lebih memahami dan melayani pelanggan dengan lebih baik.

Editor: Eric Iskandarsjah

Related