Kecakapan Salespeople Agar Sukses di Era Digital

marketeers article
Salespeople di Era Digital (Ilustrasi: 123RF)

Oleh Vivek Thomas, Managing Director AiSensum

Adanya internet tidak hanya memengaruhi perilaku konsumen dalam berbelanja, namun juga memengaruhi berbagai sektor bisnis sehingga mengharuskan mereka beradaptasi dengan teknologi agar menjangkau konsumen yang tepat.

Beberapa bidang pekerjaan di sektor bisnis yang tadinya tidak memanfaatkan teknologi, kini mau tidak mau harus akrab dengan itu. Salah satu yang menjadi sorotan ialah tenaga sales. Hadirnya internet, media sosial, dan perangkat seluler memang menciptakan peluang baru bagi tenaga sales profesional, namun juga menghadirkan tantangan baru. 

Tidak sedikit keterlibatan tenaga sales dalam bekerja mulai terkikis sebab masifnya penjualan online, yang pada akhirnya tidak membutuhkan peran sales yang biasanya perlu bertemu tatap muka. Sebab itu, penting bagi para tenaga sales untuk terus beradaptasi di era digital agar fungsinya sebagai sales tidak seutuhnya tergantikan.

Dalam artikel ini membahas mengenai keterampilan dan strategi apa yang salespeople butuhkan untuk tetap sukses di era digital.

Salespeople harus punya keterampilan digital marketing

Salah satu perubahan terbesar yang dibawa oleh era digital adalah pergeseran cara konsumen melakukan riset dan membuat keputusan pembelian. Saat ini, konsumen memiliki akses ke banyak informasi secara online dan sering kali sudah melakukan proses pembelian sebelum mereka melakukan kontak dengan salespeople

Akibatnya, tenaga sales harus mahir dalam pemasaran digital dan mampu menggunakan alat digital untuk berinteraksi dengan pelanggan dan membangun hubungan. Tenaga sales harus terbiasa dengan platform media sosial dan memiliki pemahaman yang kuat tentang cara menggunakannya untuk menjangkau pelanggan potensial. 

Mereka juga harus mampu membuat kampanye email marketing yang efektif dan memiliki pemahaman yang baik tentang pengoptimalan mesin pencari (SEO) dan iklan bayar per klik (PPC).

Pemanfaatan Customer Relationship Management (CRM) bagi salespeople

Selain pemasaran digital, tenaga sales harus mahir dalam menggunakan sistem manajemen hubungan pelanggan atau Customer Relationship Management (CRM). Sistem CRM memungkinkan tenaga sales untuk mengelola interaksi mereka dengan pelanggan.

CRM biasanya didukung fitur-fitur canggih dalam melakukan tugasnya memantau aktivitas, seperti mendeteksi dan menyimpan data prospek potensial dari berbagai saluran bisnis untuk ditindaklanjuti oleh tim penjualan hingga mencapai close deal.

Melalui CRM, tenaga sales juga bisa memprediksi angka penjualan di masa depan berdasarkan data yang sudah ada. Dengan begitu, salespeople harus dapat menggunakan data dan wawasan dari sistem CRM tersebut untuk menyusun strategi seperti mengalokasikan sumber daya yang ada dan memasang target untuk tim.

Dengan CRM, semua aktivitas tim penjualan dalam mencapai target harian, mingguan atau bulanan dapat terdeteksi dengan baik sehingga memudahkan tim sales terkait untuk mengevaluasi kinerja penjualan. 

Kemampuan membaca dan menganalisis data

Aspek penting lainnya dari penjualan di era digital adalah kemampuan untuk menggunakan data dan analisis untuk menginformasikan strategi penjualan. Tenaga sales harus dapat mengumpulkan dan menganalisis data untuk lebih memahami perilaku dan preferensi pelanggan. Data ini kemudian dapat digunakan untuk mempersonalisasi pengalaman penjualan untuk setiap pelanggan dan meningkatkan peluang untuk menutup kesepakatan.

Namun, terlepas dari penekanan pada teknologi dan data, penting untuk diingat bahwa penjualan masih merupakan bisnis yang berpusat pada manusia. Tenaga sales harus mampu membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan mereka dan memahami kebutuhan dan motivasi mereka. Mereka juga harus menjadi komunikator yang sangat baik, mampu mengartikulasikan manfaat produk atau layanan mereka dan mengatasi keberatan.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi tenaga sales di era digital adalah mengikuti laju perubahan yang cepat. Teknologi terus berkembang, dan tenaga sales profesional harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap alat dan platform baru. Mereka juga harus mampu mengikuti tren terbaru dalam pemasaran digital dan perilaku pelanggan.

Dapat bekerja sama antartim dan memiliki kemauan belajar yang tinggi

Selain itu, tenaga sales harus mampu bekerja secara efektif dengan tim lintas fungsi. Mereka harus berkolaborasi dengan tim pemasaran, pengembangan produk, dan layanan pelanggan untuk memastikan pengalaman pelanggan yang mulus.

Mereka juga harus dapat bekerja dengan ilmuwan dan analis data untuk mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan dan menggunakan informasi tersebut untuk menginformasikan strategi penjualan.

Terakhir, penting bagi para profesional penjualan untuk memiliki pola pikir yang berkembang dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Era digital terus berubah, dan tenaga sales harus mampu berevolusi dan tumbuh seiring waktu.

Hal ini bisa berarti mencari peluang pelatihan dan pengembangan atau mencari teknologi dan alat baru untuk digunakan dalam proses penjualan mereka.

Kesimpulannya, era digital telah membawa perubahan yang signifikan pada dunia penjualan dan peran tenaga sales. Tenaga sales profesional harus mahir dalam pemasaran dan teknologi digital, mampu menggunakan data dan analitik untuk menginformasikan strategi penjualan, membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, serta memiliki growth mindset untuk terus berkembang ke arah yang positif.  Mereka yang mampu menguasai keterampilan dan strategi ini akan berada di posisi yang tepat untuk sukses dalam lanskap penjualan modern.

Artikel ini juga tayang di Majalah Marketeers edisi Maret 2023

Related

award
SPSAwArDS