Kekuatan Manufaktur Indonesia Unjuk Gigi di Hannover Messe 2020

marketeers article
Engineer touching laptop check and control welding robotics automatic arms machine in intelligent factory automotive industrial with monitoring system software. Digital manufacturing operation.Industry 4.0

Indonesia kembali menunjukkan kekuatan sektor industri dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Kali ini melalui ajang pameran teknologi manufaktur terbesar dunia Hannover Messe 2020. Pada ajang ini, Indonesia dipercaya menjadi official partner country.

“Hannover Messe 2020 akan menjadi showcase untuk menunjukkan kekuatan industri Indonesia kepada komunitas manufaktur global,” kata Plt. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara di dalam laporan Kemenperin.

Hannover Messe sendiri merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, cobots atau co-robots, dan isu terkini lainnya.

Pada Hannover Messe 2018, Meksiko berkesempatan menjadi Official Partner Country. Ajang ini pun mampu mendatangkan 6.500 peserta yang mewakili 73 negara, 225.000 pengunjung internasional dari 91 negara, dan menghasilkan sekitar 5,6 juta kontak bisnis.

Partisipasi Indonesia sebagai negara mitra resmi juga sejalan dengan kampanye “Making Indonesia 4.0”. Kampanye ini merupakan inisiasi strategis dalam rangka revitalisasi industri nasional melalui adopsi teknologi untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

“Partisipasi Indonesia sebagai Official Partner Country pada Hannover Messe dapat mendorong kerja sama di bidang teknologi industri, meningkatkan ekspor produk dan jasa industri, serta menarik investasi pada sektor industri manufaktur,” papar Ngakan.

Di sisi lain, posisi ini akan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Jerman. Apalagi, Indonesia dan Jerman telah mempertahankan hubungan ekonomi selama bertahun-tahun. Nilai perdagangan total antara kedua negara mencapai lebih dari US$ 6,6 miliar pada tahun 2018 yang dicatat oleh Kemendag dan investasi langsung Jerman mencapai USD127 juta pada 2018 -dari data BKPM.

Saat ini, lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman yang beroperasi di Indonesia, didominasi oleh sektor industri logam dan mesin, industri kimia dan farmasi, transportasi, penyimpanan, dan industri komunikasi.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

Related

award
SPSAwArDS