Kemenkominfo: Butuh Platform Berdayakan Perempuan di Sektor TIK

marketeers article
Future of Business Concept, Image of businesswoman touching hologram screen mix media information chart overlay city background

Peran perempuan di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terbilang masih terbatas. Sebab itu, membuka akses bagi perempuan untuk terjun di sektor ini menjadi perhatian pemerintah saat ini.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba mengatakan, guna mengikis kesenjangan peran di sektor TIK, dalam Women Telecommuncation Development Conference (WTDC) akan diusulkan platform yang bisa menyuarakan aspirasi perempuan.

“Karena saat ini masih mayoritas pria yang paling banyak. Jadi, di sidang itu, kami mendorong perempuan untuk mengikis kesenjangan peran di sektor TIK. Tidak hanya sebagai delegasi, tetapi juga menjadi pemimpin,” ungkapnya dalam Pertemuan Network of Women The Telecommunication Development Advisory Group (TDAG) yang berlangsung virtual, di Jakarta, Jumat lalu.

Sebagai salah satu inisiatif di Asia dan Pasifik, Mira menyatakan kementerian ingin menciptakan platform di mana aspirasi perempuan dapat disuarakan. Hal itu diperlukan guna meningkatkan jumlah perempuan yang mengambil peran dalam struktur kepemimpinan serta proses untuk mempersiapkan WTDC dan konferensi lainnya di masa mendatang.

“Hal ini dapat dicapai dengan membangun platform dan jaringan tertentu bagi delegasi perempuan di setiap wilayah. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk membangun kemajuan dan menciptakan momentum,” katanya.

Menurut Mira, WTDC 2021 merupakan konferensi pengembangan yang sangat penting bagi para delegasi untuk menyuarakan aspirasi perempuan. “Tidak hanya perempuan yang ingin kami layani, tetapi juga para delegasi perempuan kami yang bekerja untuk membawa keterhubungan penuh di setiap wilayah mereka,” jelasnya.

 

 

Related

award
SPSAwArDS