Kemenparekraf Dorong Ekonomi Selama Ramadan Lewat BERKAH

marketeers article
Sumber: 123RF

Kemenparekraf melalui Deputi Bidang Pemasaran melakukan reaktivasi salah satu program strategis, yaitu kemitraan co-branding Wonderful Indonesia yang sudah ada sejak 2017. Aktivasi kemitraan Kemenparekraf ini akan diawali dengan program kampanye bersama bulan suci Ramadan dan Lebaran bertajuk BERKAH alias Belanja Ekstra Murah. 

Program ini memberikan ruang terbuka kepada para mitra co-branding Wonderful Indonesia untuk terlibat dalam aktivasi co-selling produk atau jasa. Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyampaikan program Berkah ini merupakan win-win solution bagi para mitra co-branding Wonderful Indonesia yang menyediakan harga khusus. 

Bagi konsumen saat penghujung bulan Ramadan saat harga-harga mulai naik, program ini memberikan penawaran belanja ekstra murah.

“Hal ini merupakan wujud dukungan pemerintah melalui Kemenparekraf dalam menggerakan roda perekonomian nasional yang tengah bangkit pasca pandemi. Momentum bulan Ramadan dan Idul Fitri diambil sebagai periode kampanye karena kebutuhan barang dan jasa masyarakat umumnya meningkat,” ujar Sandiaga Uno dalam keterangan tertulis yang dikutip Marketeers pada Kamis (28/3/2024).

BACA JUGA: Kemenparekraf Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif lewat Program AKI 2024

Tren berbelanja di Indonesia selama bulan Ramadan mencerminkan karakteristik unik dari bulan suci tersebut, yang mana umat muslim berpuasa dan mempersiapkan diri untuk merayakan Idulfitri setelah sebulan penuh ibadah. Bahkan, ada hal menarik yang menjadi perbincangan hangat Ramadan tahun ini, yaitu masyarakat non-muslim yang ikut dalam semarak dan berburu takjil bersama kaum muslim lainnya.

Beberapa tren yang umum terjadi selama bulan Ramadan di Indonesia, antara lain:

Peningkatan Konsumsi Makanan dan Minuman

Selama bulan Ramadan, ada peningkatan signifikan dalam konsumsi makanan dan minuman, terutama saat waktu berbuka (iftar) dan sahur. Ini mencakup pembelian bahan makanan untuk persiapan sahur dan berbuka, serta pembelian makanan dan minuman khusus yang populer selama bulan Ramadan, seperti kurma, bubur, sirup, dan camilan khas.

Peningkatan Pembelian Pakaian Baru

Bulan Ramadan sering kali menjadi waktu yang populer bagi masyarakat Indonesia untuk membeli pakaian baru sebagai persiapan untuk merayakan Idul Fitri. Ada tren untuk membeli busana yang baru dan bergaya untuk digunakan saat perayaan Idulfitri, termasuk pakaian tradisional seperti baju kurung, baju koko, dan busana modern lainnya.

BACA JUGA: CCE X Bappenas X Kemenparekraf RI Berdayakan Empat Wilayah Wisata

Peningkatan Pembelian Produk Kecantikan

Selama bulan Ramadan, terjadi peningkatan pembelian produk kecantikan karena banyak orang yang ingin tampil segar dan menarik selama bulan suci ini, terutama dalam rangka merayakan Idulfitri. Ini termasuk pembelian kosmetik, perawatan kulit, parfum, dan produk kecantikan lainnya.

Peningkatan Belanja Online

Belanja online makin populer di Indonesia, dan tren ini juga terlihat selama bulan Ramadan. Banyak orang yang memanfaatkan platform e-commerce untuk membeli berbagai barang, mulai dari makanan hingga pakaian dan produk kecantikan.

Promosi dan Diskon Khusus

Banyak toko fisik maupun online menawarkan promosi dan diskon khusus selama bulan Ramadan untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan. Ini termasuk diskon besar-besaran, hadiah gratis, dan penawaran khusus lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik belanja selama bulan suci.

Secara keseluruhan, bulan Ramadan di Indonesia adalah waktu yang penting secara budaya dan ekonomi, yang mana terjadi peningkatan signifikan dalam aktivitas belanja seiring dengan persiapan untuk merayakan Idul Fitri. Wonderful Indonesia dari Kemenparekraf mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergabung dan menyukseskan program Berkah ini baik yang secara langsung terafiliasi dengan industri pariwisata dan ekraf, maupun yang tidak.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS