Kemitraan Microsoft Bikin Fortnite Bisa Dinikmati Gratis di Xbox Cloud Gaming

profile photo reporter Adiva Maharani
AdivaMaharani
09 Mei 2022
marketeers article
Microsoft bermitra dengan Epic Games. Kini Fortnite dapat dimainkan gratis lewat Xbox Cloud Gaming di perangkat Android, iOS, dan Windows PC. SUMBER: Xbox
Microsoft bermitra dengan pengembang perangkat lunak dan penerbit permainan video, Epic Games. Kerja sama ini ditujukan untuk membuat Fortnite dapat dimainkan secara gratis di Xbox Cloud Gaming. Para pengguna dari Xbox Cloud Gaming dapat memainkannya di perangkat Android, iOS, maupun Windows PC.
Pihak Fortnite memastikan bahwa pelanggan benar-benar tidak perlu berlangganan untuk dapat memainkan game ini. Langkah yang perlu dilakukan dapat dengan mengunjungi Xbox.com/play di web browser dan masuk dengan akun Microsoft untuk bermain dengan teman atau dapatkan Victory Royale berikutnya di Fortnite.
Menjadi game gratis pertama via Xbox Cloud Gaming, Fortnite nantinya akan berkerja melalui browser web pengguna dan dilengkapi dengan kontrol sentuh serta dukungan untuk gamepad. Pengguna bahkan dapat membawa game ke Steam Deck portabel Valve.
Fortnite juga menawarkan creative mode secara gratis, meskipun awalnya pengguna harus membayar jika ingin melawan penjahat artificial intelligence (AI) dalam kampanye Save the World. Selain itu, Microsoft hendak menyiapkan permainan gratis lainnya ke Xbox Cloud Gaming.
“Ini adalah langkah penting untuk menambahkan judul Free-to-Play ke katalog cloud gaming saat kami melanjutkan perjalanan Cloud kami,” tulis pihak Xbox di sebuah unggahan di blog  resminya.
Sejak diluncurkan pada tahun 2020, lebih dari 10 juta orang di seluruh dunia telah melakukan streaming game melalui Xbox Cloud Gaming. Layanan ini tersedia di 26 pasar, termasuk Amerika Serikat.
Fortnite, sebagai video game battle-royale yang sangat booming ini telah berada di luar jangkauan pengguna seluler sejak Apple Inc dan Google menghapusnya dari toko aplikasi mereka pada tahun 2020 karena perselisihan tentang pedoman pembayaran dalam aplikasi.
Kembalinya permainan ini, terutama ditawarkan secara gratis, dinilai dapat menarik lebih banyak peminat. Hal ini juga akan membantu Microsoft dalam menggandeng lebih banyak gamer kasual.
Dengan menggandakan upayanya, raksasa perangkat lunak ini berkomitmen untuk meningkatkan eksistensinya di pasar video game dan menghadapi Sony Corp sebagai pesaing. Bahkan awal tahun ini, perusahaan telah meluncurkan aksi akuisisi senilai US$68,7 miliar dari pembuat game “Call of Duty” Activision Blizzard.
Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related