Lifestyle & Entertainment

KISAKU Sulap Ampas Kopi Jadi Sabun

Sumber: KISAKU

KISAKU dalam visi bisnisnya memegang konsep sustainablity. Seiring dengan visi ini, KISAKU memperkenalkan sustainability program pada akhir tahun 2020 lalu dan berkolaborasi dengan MIJI, sebuah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memproduksi produk kebersihan dengan bahan natural. Hasilnya, di awal tahun 2021 KISAKU ini berhasil memamerkan inovasi produk baru dalam bentuk sabun.

MIJI mengolah ampas kopi dari KISAKU menjadi sabun batangan bersifat natural. Ampas kopi sendiri dikenal memiliki banyak manfaat untuk kecantikan dan kesehatan kulit. Beberapa ahli kulit menyebutkan ampas kopi baik untuk meratakan warna kulit dan menyamarkan selulit.

“Selama ini kedai kopi membuang ampas kopi tanpa berpikir bahwa limbah ini bisa dimanfaatkan lebih lanjut, Ampas kopi masih memiliki kandungan seperti kafein, antioksidan, dan keasaman. Zat-zat ini baik untuk manusia dan juga tumbuhan. Sangat sayang jika tidak dimanfaatkan,” jelas Lionel Hanjaya Tirta, Co-Founder & Operational Director KISAKU kepada Marketeers.

Produk sustainability program KISAKU (Sumber: KISAKU)

Keputusan KISAKU memilih MIJI sebagai partner pun didorong dengan kepemilikan fokus yang sama, yaitu mendukung penerapan gaya hidup ramah lingkungan dan menghadirkan produk berkualitas. Kerja sama ini juga mengartikan bahwa meskipun bergerak di bidang berbeda, UKM tetap bisa berkolaborasi, bahkan memberikan dampak yang lebih besar bagi bisnis dan lingkungan.

Kini, sabun ampas kopi sudah bisa didapatkan di seluruh gerai KISAKU. Sebagai bagian dari sustainability program yang sudah berjalan selama empat bulan, KISAKU juga memberikan diskon untuk pelanggan yang membawa tumbler sendiri. Selain itu, kedai kopi ini juga memperkenalkan tutup gelas tanpa sedotan untuk mengurangi volume sampah baik plastik ataupun kertas.

“Berbarengan dengan inisiatif pengolahan kembali ampas kopi, KISAKU juga memperkenalkan produk drip bag coffee Arabika khas KISAKU dengan komposisi 50% kopi Aceh Gayo dan 50% kopi Flores Bajawa. Produk ini menjadi cara kami mempertahankan pengalaman bersama KISAKU meskipun di rumah saja,” tutur Lionel.

Apa yang dilakukan oleh KISAKU ini merupakan langkah yang unik. Sebab, banyak pelaku dalam industri kopi membuat produk turunan yang masih ada kaitannya dengan pengalaman minum kopi. Semisal, produk roti dan juga kue-kue manis lainnya.

Belajar dari KISAKU kini pelaku bisnis harus bisa peka pada peluang yang ada. Termasuk juga pada apa yang menjadi keresahan pelanggan. Salah satunya adalah keresahan pelanggan pada produk-produk kiamia, yang membuat beberapa konsumen ada yang cenderung memilih memakai produk yang memiliki bahan-bahan natural.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

MARKETEERS X








To Top