Kolaborasi Grab dan Kemenkop UKM untuk Vaksinasi BMasyarakat

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
23 Februari 2022
marketeers article
Grab berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mendistribusikan vaksin booster untuk membantu pemerintah menekan laju penyebaran COVID-19 yang akhir-akhir ini meningkat di wilayah Jakarta. Program vaksinasi ini kembali dilakukan selama tiga hari sejak 21 Februari lalu di Gedung Ecovention Allianz Ecopark, Taman Impian Jaya Ancol.
Grab Vaccine Center tersebut melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat umum seperti lansia di atas 60 tahun, pelaku UKM, serta mitra pengemudi yang memenuhi syarat. Salah satunya adalah mereka telah menerima tiket vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.
Program ini terus didorong oleh berbagai pihak di pemerintahan termasuk Kemenkop UKM. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bahkan mengungkapkan bahwa upaya ini harus terus didorong untuk pemulihan ekonomi Indonesia yang lebih cepat.
“Kami menyambut baik kolaborasi apik dari berbagai pihak untuk membagikan vaksin booster ke masyarakat luas,” ungkap Teten.
Menurutnya, perekonomian di tahun ini mampu pulih jika pelaku UKM dan konsumennya yang notabene masyarakat ini telah divaksin bahkan diperkuat dengan booster
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa langkah vaksinasi booster yang dilakukan Grab bersama Kemenkop UKM ini hadir di waktu yang tepat. Pasalnya, Jakarta memainkan peran besar dalam menekan jumlah kasus COVID-19.
“Hal ini tidak mengherankan, pasalnya konsentrasi populasi di Jakarta cukup besar. Karena itu, dengan kolaborasi dari berbagai pihak ini, diharapkan mampu mempercepat tercapainya cakupan vaksinasi khususnya booster,” tutur Widyastuti.
Pada akhirnya, berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat ini akan berpengaruhh pada ekonomi nasional secara menyeluruh. Selain itu, pemerintah Indonesia menggencarkan vaksinasi booster untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap varian-varian baru virus COVID-19, khususnya Omicron yang penyebarannya meningkat di wilayah Jawa-Bali, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya.

Related