Kota di Indonesia Mendominasi Daftar Kota Terkaya di Asia Tenggara

marketeers article
Ilustrasi suasana Kota Jakarta/ (FOTO: Marketeers/Eric)

CEO World Magazine mengungkap daftar kota terkaya di Asia Tenggara. Uniknya, dalam peringkat sepuluh besar itu, empat di antaranya merupakan kota yang ada di Indonesia.

Dikutip dari CEO World Magazine pada Rabu (3/1/2024), berikut adalah empat kota di Indonesia yang masuk dalam sepuluh besar kota terkaya di Indonesia:

1. Jakarta

Jakarta mengantongi produk domestik bruto (PDB) per kapita sebesar US$ 308 juta sehingga masuk dalam peringkat dunia di urutan ke-33 dan menjadi peringkat dua di Asia Tenggara. Beberapa hal yang membuat Jakarta mampu mengantongi PDB per kapita sebesar itu di antaranya adalah adanya infrastruktur yang memadai.

Jakarta memiliki Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Indonesia dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang mendukung aktivitas perdagangan dan transportasi internasional. Di sisi lain, kota ini juga memiliki infrastruktur jalan yang baik, termasuk jalan tol dan sistem transportasi umum yang terintegrasi.

BACA JUGA: Daftar 3 Kota Terkaya di Asia Tenggara

Kota ini juga mampu hadir sebagai pusat keuangan dan bisnis lewat Kawasan Bisnis Sudirman-Thamrin yang menjadi. Kawasan pusat bisnis dan keuangan Jakarta, dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, dan hotel-hotel mewah.

Kemudian, ada juga Kawasan Pusat Bisnis Senayan yang juga menjadi lokasi penting dengan pusat perbelanjaan, pusat konvensi, dan fasilitas olahraga yang memadai.

2. Surabaya

Surabaya masuk dalam peringkat ke-149 kota terkaya di dunia. Di Asia Tenggara, Ibu Kota Jawa Timur itu masuk dalam peringkat ke-6 berkat total PDB per kapita sekitar US$ 88 juta.

Kota itu mampu menjadi salah satu kota terkaya karena Surabaya memiliki sektor industri yang kuat, termasuk manufaktur, logistik, dan maritim. Pertumbuhan sektor industri ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB kota.

Terlebih, kota itu juga jadi salah satu kota pelabuhan utama di Indonesia sehingga aktivitas pelabuhan Surabaya menjadi faktor penting dalam mendukung ekspor dan impor.

3. Medan

Ibu Kota Sumatera Utara ini mengantongi PDB per kapita sekitar US$ 52 juta sehingga masuk dalam peringkat ke-235 kota terkaya di dunia. Di Asia Tenggara, Medan menempati peringkat ke-8 berkat sektor pertanian dan agrobisnis yang sangat kuat.

BACA JUGA: Ekspansi di Sumatera, Piaggio Buka Diler Motoplex 4 Brands di Medan

Pasalnya, Medan dan sekitarnya memiliki lahan pertanian yang subur. Pertumbuhan sektor pertanian, agrobisnis, dan perkebunan dapat menjadi kontributor utama terhadap PDB, terutama dengan produksi komoditas seperti kelapa sawit, karet, dan produk pertanian lainnya.

Selain itu, Medan juga ditopang oleh industri manufaktur. Sebagai salah satu kota terbesar di Sumatera, Medan memiliki sektor manufaktur yang berkembang. 

Pertumbuhan industri manufaktur, termasuk pengolahan makanan dan tekstil, dapat memberikan dampak positif pada PDB.

4. Semarang

Ibu Kota Jawa Tengah ini mencatat PDB per kapita sekitar US$ 41 juta sehingga masuk peringkat ke-286 secara global dan peringkat sepuluh di Asia Tenggara. Hal ini bisa dicapai karena Semarang memiliki sektor industri dan manufaktur yang berkembang, termasuk pengolahan makanan, tekstil, dan industri kreatif.

Selain itu, PDB Semarang juga ditopang oleh sektor pelabuhan dan logistik lewat Pelabuhan Tanjung Emas yang merupakan salah satu pelabuhan utama di Indonesia.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS