Kronologi Perjalanan Vivo V Series di Pasar Ponsel Indonesia

marketeers article

Vivo Smartphone tengah gencar meluncurkan produk terbaru dalam rangka meningkatkan market share-nya di industri smartphone Tanah Air.  Seri smartphone V atau selfie series menjadi seri unggulan Vivo di Indonesia. Tak ingin larut dalam positioning kamera yang berreolusi tinggi, merek ini tengah menjadikan tampilan layar minim bezel dan FullViewTM Display sebagai salah satu selling point-nya.

Kronologi Vivo lewat seri V ini dimulai pada awal 2017 lalu, di mana merek ini memperkenalkan V5 Plus dengan dual kamera depan 20 MP pertama di dunia. Mengusung rasio layar 16:9 beresolusi 1080 x 1920 piksel, desain V5 Plus tampil ramping dengan tombol navigasi fisik yang masih terbenam di bagian bawah layar. Konsep ini pun masih digunakan untuk beberapa V-Series selanjutnya, seperti V5 Lite dan V5s.

Di penghujung tahun, Vivo mulai membawa desain baru untuk V-Series. Seiring tren smartphone bezel-less, konsep layar FullViewTM Display pun diusung sebagai salah satu fitur unggulan pada V7+ dan V7. Menghilangkan tombol navigasi fisik, rasio layar pada V7 Series meningkat jadi 18:9.

Bukan hanya membuat desain smartphone tampil futuristik, layar yang lebih luas juga mengakomodasi berbagai kebutuhan seperti browsing, streaming, dan mobile gaming.  Saat ini, Vivo kabarnya akan meluncurkan V9 sebagai V-Series terbarunya di Indonesia. Berbagai bocoran menunjukkan fitur FullViewTM Display tetap diusung, dengan perubahan yang signifikan pada konsep layar yang memiliki “poni” di sisi atas. Selain itu, dengan bezel pada sisi atas dan samping layar membuat smartphone ini terlihat semakin tipis, rasio layar V9 mungkin jauh lebih tinggi dari V-Series sebelumnya.

Dengan konsep terbaru ini, konsumen serta pengamat teknologi meramalkan Vivo V9 akan hadir dengan layar yang semakin mengakomodasi kebutuhan konsumen. Sayangnya, belum ada keterangan resmi mengenai spesifikasi lengkap V9 khususnya pada layar. Vivo belum mau memberikan keterangan resmi mengenai kabar tersebut.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

Related

award
SPSAwArDS