Kuncie: Upskilling dan Reskilling Wajib untuk Para Talenta Digital

marketeers article
Kuncie menyediakan kelas upskilling dan reskilling yang bekerja sama dengan SBM ITB. (FOTO: INDICO)

Sebagai anak perusahaan Telkomsel yang fokus mengembangkan ekosistem digital di Indonesia, INDICO sangat concern terhadap dinamika industri digital. Terlebih, saat ini pertumbuhan ekonomi digital Indonesia tahun ini mengalami perlambatan. Hal tersebut yang dilihat oleh perusahaan hingga menyoroti pentingnya bekal untuk para talenta digital.

Karenanya, lewat salah satu anak perusahaan INDICO, yaitu Kuncie, perusahaan terus melakukan peningkatan kompetensi talenta digital agar bisa terus hadir sebagai talenta yang dibekali dengan keahlian yang sesuai dengan kondisi pasar tenaga kerja.

Kuncie pun diyakini bisa berperan dengan optimal mengingat anak perusahaan tersebut dihadirkan untuk fokus dalam bidang educational technology atau edtech.

Andi Kristianto, CEO INDICO mengatakan, kondisi industri digital saat ini menuntut talenta digital untuk menjadi lebih kompetitif dan mengembangkan kompetensi unggul sesuai dengan dinamika industri yang terus berubah. Dalam konteks ini, upskilling dan reskilling bagi talenta digital menjadi sangat penting untuk tetap relevan di era industri digital saat ini.

Keduanya pun dianggap sebagai langkah strategis agar talenta digital dapat memenuhi tuntutan industri yang terus berkembang. “Kami optimistis, fokus Kuncie untuk turut meningkatkan kompetensi talenta digital di Indonesia ini dapat memberikan dampak signifikan bagi perkembangan industri digital di tengah iklim yang menantang saat ini,” jelas Andi Kristianto dalam keterangan pers kepada Marketeers, Selasa (28/11/2023).

BACA JUGA:  INDICO Kembangkan Ekosistem Digital untuk Dukung Industri Kreatif

Menurutnya, saat ini industri digital memasuki masa yang menantang sehingga menuntut seluruh pelaku di ekosistem digital untuk mampu menerapkan strategi ‘out of the box‘ agar tetap bisa bertahan dan relevan dengan dinamika industri. Kondisi tersebut juga berdampak pada talenta digital yang kini menghadapi persaingan ketat.

Karenanya, kompetisi tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan talenta digital diantaranya dengan meningkatkan kompetensi. Urgensi peningkatan kompetensi bagi talenta digital juga bahkan telah menjadi kebutuhan di skala global.

Ia mengungkap, hasil riset World Economic Forum menunjukkan bahwa setengah dari tenaga kerja global membutuhkan upskilling dan reskilling pada tahun 2025 untuk tetap memiliki relevansi di era kerja yang terus berubah oleh kemajuan teknologi. Pentingnya reskilling dan upskilling ini juga terlihat melalui langkah progresif pemerintah, seperti inisiatif program Kartu Prakerja.

BACA JUGA:  Dorong Ekosistem Digital, Telkomsel Menggandeg Komunitas Gelar DSW

Karenanya, upskilling dan reskilling bagi talenta digital perlu dilakukan agar para talenta digital mampu beradaptasi dan menguasai kemampuan yang relevan sesuai perubahan, meningkatkan daya saing dan peluang peningkatan karir serta meningkatkan produktivitas kerja dan menjembatani kekurangan keterampilan di industri.

Hendra Saputra, CEO Kuncie mengatakan, di era penuh tantangan ini, upskilling dan reskilling bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan bagi talenta digital. Meningat, hal ini akan membantu talenta digital dalam mempertahankan relevansinya di pasar kerja yang dinamis serta membuka peluang bagi mereka untuk berperan aktif dalam inovasi dan kepemimpinan.

BACA JUGA: Ingin Transformasi Digital? Berikut 5 Strategi Sukses Kelola Talenta Digital

Upskilling dan reskilling juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas peluang pekerjaan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pada akhirnya, kami melihat upskilling dan reskilling sebagai langkah strategis untuk menciptakan industri yang kondusif dengan talenta digital yang mampu terus berkembang, beradaptasi, dan bertahan di setiap perubahan,” ucap Hendra.

Dalam mendorong talenta digital, Kuncie menawarkan layananupskilling dan reskilling untuk meningkatkan kompetensi talenta digital dengan didukung oleh mentor berpengalaman dan kurikulum komprehensif dari perguruan tinggi terkemuka.

Selain itu, Kuncie juga menawarkan berbagai kelas peningkatan kompetensi di industri digital yang tersedia untuk masyarakat umum maupun korporasi dan bisnis dengan durasi singkat dan biaya terjangkau.

Beberapa kelas yang ditawarkan, antara lain Data Analytics dan AI for Business Acceleration oleh SBM ITB, Human Capital Management oleh UGM, Transformational Leadership oleh FISIP UI, hingga Innovative Leadership oleh NYU-Catalyst.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related

award
SPSAwArDS