Misi Dell Technologies Hadirkan Teknologi Deep Learning

profile photo reporter Dyandramitha Alessandrina
DyandramithaAlessandrina
26 Agustus 2022
marketeers article
Ilustrasi Great Barrier Reef (Sumber: 123RF)

Dell Technologies mengumumkan kerja sama dengan organisasi konservasi, Citizen of The Great Barrier Reef di Australia dalam pembuatan model teknologi deep learning. Teknologi ini memungkinkan ilmuwan global untuk menganalisis foto-foto yang dikumpulkan dari Great Barrier Reef dengan lebih cepat dan akurat dalam fase Great Reef Census (GRC) berikutnya.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen environmental, social, dan governance (ESG) Dell Technologies untuk memajukan keberlanjutan dengan menciptakan teknologi yang mendorong kemajuan dan berkolaborasi dengan pelanggan, mitra, pemasok, dan komunitas untuk memastikan penanganan climate action. Proyek GRC ini terwujud berkat kerja sama di seluruh wilayah Asia Pasifik dan Jepang (APJ).

Lebih lanjut, proyek GRC menggabungkan keahlian tim Citizen of the Great Barrier Reef, Dell, peneliti dari Universitas Queensland, Universitas James Cook, Sahaj Software Solutions, dan ilmuwan. Sementara tim data science Dell yang berbasis di Singapura terus menyempurnakan dan melakukan berbagai pengujian model deep learning di tingkat komunitas guna memastikan standar perbandingan terpenuhi.

Model deep learning dari Dell Technologies akan menghadirkan informasi yang lebih baik dalam upaya konservasi Great Barrier Reef, salah satu keajaiban alam terbesar di dunia. Solusi edge dari Dell yang sebelumnya dipasang di perahu secara otomatis akan mengunggah data langsung ke model deep learning melalui jaringan seluler untuk memastikan foto disimpan secara real-time.

Teknologi deep learning juga akan membantu GRC menganalisis foto lebih cepat. Dengan begitu, para ilmuwan dapat lebih fokus untuk mendukung upaya pemulihan cepat di area yang paling membutuhkan perhatian dan selama periode penting tahunan, seperti musim ikan bertelur.

Analisis deep learning ini membutuhkan waktu kurang dari satu menit per foto. Lebih cepat dibandingkan dengan tujuh atau delapan menit pada fase sensus sebelumnya. Pada GRC pertama, dibutuhkan 1.1516 jam untuk mempelajari 13 ribu gambar. Sementara, model deep learning baru ini dapat menganalisis data dengan jumlah yang sama dalam waktu kurang dari 200 jam.

Amit Midha, President APJ dan Global Digital Cities menyampaikan bahwa kerja sama Dell Technologies bersama organisasi-organisasi ini didasari oleh misi yang sama, yakni mewujudkan dampak sosial iklim yang positif. Bersama Citizens of the Great Barrier Reef, teknologi Dell yang lebih modern mampu mendukung penelitian sejak Great Reef Census pertama hingga kini.

“Dengan kemampuan deep learning, teknologi ini mampu meningkatkan upaya konservasi yang dilakukan tim untuk bisa mengakses data berkualitas dengan cepat dan mendukung kesuksesan kolaborasi antara semua pihak yang terlibat. Kami yakin, inovasi ini dapat membantu mitra Dell mewujudkan ambisi keberlanjutan mereka. Upaya-upaya konservasi seperti ini juga akan diterapkan di APJ, dan seluruh global,” jelas Amit.

Ke depannya, Andy Ridley, pendiri Citizens of the Great Barrier Reef berharap untuk bisa mengembangkan GRC. Tentunya, didukung dengan solusi edge berulang dan disesuaikan dengan model deep learning dari Dell untuk wilayah-wilayah karang laut lainnya di dunia, yang mana uji coba pertama di luar Australia akan dimulai di Indonesia.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related