Moduit Dorong Masyarakat Investasi pada Green Sukuk Ritel ST009

marketeers article
Foto: www.123rf.vom

Pemerintah  menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) seri ST009. Ini merupakan green sukuk ritel. Perolehan dana dari Surat Berharga Negara (SBN) ritel tersebut akan dialokasikan pada dua sektor, yakni transportasi berkelanjutan dan ketahanan terhadap perubahan iklim.

Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhi Purwanto, menyambut positif upaya pemerintah dalam melakukan pengendalian perubahan iklim lewat instrumen investasi green sukuk ritel ST009. Terlebih pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda terhadap pentingnya langkah mitigasi perubahan iklim semakin tinggi.

“Saat ini, model investasi hijau telah menjadi tren global, begitu juga di Indonesia. Hal ini merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap masalah lingkungan dan keberlanjutan,” papar Manuel dalam keterangan medianya.

Manuel mencontohkan, saat pemerintah menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 pada November 2021 berhasil menggalang dana sebesar Rp 5 triliun seperti yang ditargetkan pemerintah pada dua hari sebelum masa penawaran ditutup. “Pemerintah bahkan harus menerapkan sistem kuota harian saat penawaran ST008 lantaran tingginya minat masyarakat. Padahal saat itu, kasus positif COVID-19 masih tinggi,” paparnya

Mencermati fakta tadi, Manuel Adhi Purwanto optimistis Sukuk Tabungan seri ST009, yang ditawarkan pemerintah dari 11 November hingga 30 November 2022 juga akan diminati dan mencapai target jumlah penggalangan dana dari pemerintah. Apalagi, penerbitan ST009 merupakan pilihan tepat di tengah kondisi ketidakpastian perekonomian global yang masih berlangsung.

“Situasi pasar yang cepat berubah membuat arah pasar sulit diprediksi. Dengan demikian, investasi aman dengan tawaran imbal hasil tertentu, terutama instrumen SBN sangat disarankan saat ini,” ujarnya.

Green sukuk ritel ST009 disebut aman karena karena pokok dan kupon dijamin oleh undang-undang. Menariknya, walau dijamin negara, kupon sukuk tabungan dipastikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito bank BUMN. Selain itu, sukuk tabungan juga menawarkan kupon mengambang dengan kupon minimal.

Artinya, besaran imbalannya akan disesuaikan dengan perubahan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) setiap tiga bulan sekali. Saat ini, suku bunga acuan tersebut berada di level 4,75% dan masih berpotensi naik hingga tahun depan. Jika mengacu kepada seri ST008 dengan spread sebesar 130bps (1,3%) maka ST009 berpotensi ditawarkan dengan kupon minimal 6,05% dan akan disesuaikan lebih tinggi jika suku bunga acuan naik.

Sementara terkait tenor, sukuk tabungan ini merupakan investasi berjangka pendek, yakni dua tahun, serta memiliki fitur early redemption, yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok instrumen ini oleh pemerintah sebelum jatuh tempo. Namun, sukuk tabungan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder atau dialihkan sampai masa jatuh tempo.

Paling penting, tentu saja sukuk tabungan dikelola sesuai prinsip syariah. Sehingga tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

“Bagi masyarakat yang tertarik membeli ST009, bisa dilakukan dengan sangat mudah melalui platform Moduit. Perlu diketahui, ST009 bisa diperoleh dengan menggunakan sistem transaksi elektroni sehingga memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya, terlebih investasi ini bisa dijangkau semua lapisan masyarakat dengan dana minimal investasi Rp 1 juta,” kata Manuel.

    Related

    award
    SPSAwArDS