Momen Libur Iduladha, KAI Siapkan 229 Perjalanan Kereta Jarak Jauh

profile photo reporter Medikantyo Adhikresna
MedikantyoAdhikresna
08 Juli 2022
marketeers article
Mulai Pulih, Penumpang KAI Naik 42 Persen pada Semester I 2022. (FOTO: Dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan 229 perjalanan kereta jarak jauh per hari pada akhir pekan menyambut momentum libur hari raya Iduladha. Besaran volume perjalanan kereta jarak jauh tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan penumpang. Khususnya yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga di berbagai daerah, dengan memanfaatkan moda transportasi darat ini.

Total perjalanan kereta jarak jauh per hari yang disapkan KAI pada momentum libur Iduladha, sejak Jumat (8/7/2022) hingga Minggu (10/7/2022), meningkat 3% dibandingkan akhir pekan sebelumnya. Untuk periode akhir pekan pada 1 sampai 3 Juli 2022 lalu, KAI menyediakan rata-rata 223 perjalanan kereta jarak jauh per hari. Jumlah perjalanan tersebut disediakan seiring tibanya periode libur sekolah.

“KAI konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan pada masa peak season seperti libur Iduladha yang beriringan dengan masa libur sekolah. KAI menambah jumlah perjalanan kereta api pada momentum tersebut dengan tujuan dapat mengantarkan lebih banyak penumpang ke tujuan yang diinginkan,” kata Joni Martinus, VP Public Relations KAI, dalam keterangan resmi yang dilansir Marketeers dari laman resmi KAI.

Berdasarkan data pada Jumat (8/7/2022), jumlah tiket perjalanan jarak jauh selama pekan libur Iduladha yang disiapkan oleh KAI telah terjual sebanyak 213.329 buah. Dari jumlah tersebut, terlihat kota tujuan yang banyak diminati penumpang yakni Yogyakarta, Solo, Bandung, Semarang, dan Surabaya. Mereka memilih rangkaian kereta api seperti Argo Bromo Anggrek, Airlangga, Bima, hingga Argo Parahyangan.

Sebagai syarat perjalanan para penumpang perjalanan kereta api jarak jauh selama libur Iduladha kali ini, KAI mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 57 Tahun 2022. Edaran itu berisi sejumlah syarat pada penumpang yang bermaksud melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api. Salah satunya kewajiban menunjukkan hasil negatif dari tes rapid antigen 1×24 jam, bagi penumpang yang baru mendapatkan vaksin pertama.

Joni mengingatkan pula bagi para penumpang untuk tetap menggunakan masker selama di stasiun maupun dalam perjalanan. Selain itu, para penumpang diharapkan berada dalam kondisi sehat maupun memiliki suhu badan di bawah 37,3 derajat celcius. Upaya ini dimaksudkan menjadikan perjalanan kereta api jarak jauh berlangsung secara aman, nyaman, dan sehat sampai ke tujuan.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related