Lifestyle & Entertainment

MS Glow Tumbuh Agresif Berkat Omnichannel

Photo Credits: Marketeers, MS Glow

Lebih dari dua juta produk MS Glow terjual setiap bulan dengan kategori produk mencapai tiga juta SKU. Bahkan, portofolio bisnis terus bertambah dari sekadar menjual produk hingga memiliki pabrik sendiri. Optimalisasi strategi omni menjadi kunci bagi agresivitas bisnisnya.

Strategi omnichannel memungkinkan MS Glow tumbuh progresif. Dalam waktu singkat, jaring ekspansi mereka tidak hanya menjangkau pasar Indonesia, melainkan juga luar negeri.

Atas keberhasilan MS Glow dalam mengoptimalisasikan penjualan melalui strategi omni, perusahaan ini meraih penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2020.

Kesuksesan bisnis MS Glow berawal dari sekadar hobi. Founder MS Glow Shandy Purnamasari memutuskan untuk berjualan produk kecantikan secara online.

Photo Credits: MS Glow Clinic

Di awal perjalanan bisnisnya pada 2013, ia sekadar menjual produk kecantikan dari seorang dokter. Dua tahun berselang, Shandy berhasil merilis brand MS Glow bermodalkan investasi pribadi yang ia kumpulkan dari hasil berjualan online.

MS Glow sukses membuat brand ini merajai pasar kecantikan Indonesia. Tak disangka, MS Glow yang semula membidik pasar menengah ke bawah, justru bisa menyentuh sosialita. Kesuksesan ini tak lantas membuat MS Glow puas. Pada 2017, mereka mendirikan MS Glow Aesthetic Clinic.

Menurut Shandy, kesuksesan MS Glow tak lepas dari kemampuan mereka dalam membaca peluang dan memanfaatkan momentum.

Menilik ke tahun-tahun awal dirinya berjualan di media sosial, kala itu belum banyak brand yang sadar akan potensi pemasaran dan penjualan yang bisa diperoleh melalui media sosial. MS Glow mengaku kompetitor mereka hampir nol pada saat itu. Padahal, jumlah pengguna media sosial terus bertambah.

MS Glow terus menggelar komunikasi pemasaran di media sosial. Ketika MS Glow naik daun, momentum ini kemudian dimanfaatkan Shandy untuk menjual produk-produk mereka dengan sistem reseller. Konsumen-konsumen loyal MS Glow ditawarkan untuk menjual kembali produk-produk MS Glow dengan harga khusus. Ternyata, strategi ini berhasil. Jumlah reseller MS Glow hingga hari ini mencapai tiga ribu orang.

Photo Credits: Instagram/MS Glow

Mendulang kesuksesan di ranah digital tak serta merta membuat MS Glow menggantungkan diri dengan saluran online.

“Kami sadar, kami harus mengintegrasikan online dengan offline karena tidak semua target konsumen dapat mengakses salah satu saluran ini saja. Sebagai contoh, banyak ibu-ibu yang tidak bisa mengakses media sosial sehingga mereka perlu datang ke toko offline. Jadi, memang online dan offline penting untuk diintegrasikan,” ungkap Shandy ketika menerima penghargaan Marketeers OMNI Brands of the Year 2020 di Jakarta, Kamis (10/09/2020).

Terdapat satu startegi marketing yang paling terlihat jelas kerap dimainkan MS Glow di lini online maupun offline, yakni menggandeng sebanyak mungkin figur publik. Mulai dari mikro, makro, hingga mega publik figur tak luput digandeng MS Glow.

Photo Credits: MS Glow

Mereka tak segan meluncurkan investasi yang tak tanggung-tanggung untuk menggandeng artis-artis papan atas sebagai brand ambassador. Bahkan, tak jarang publik figur tersebut turut menjadi reseller.

Meski demikian, kekuatan influencer tingkat mikro justru diakui MS Glow paling membawa dampak besar bagi revenue mereka. Pasalnya, influencer tingkat mikro justru memiliki tingkat engagement yang paling tinggi. Mereka juga lebih militan dalam memasarkan MS Glow.

MS Glow juga menggandeng para dokter untuk bekerja sama. Melalui berbagai event (online dan offline), dokter-dokter di klinik MS Glow turut serta memberikan edukasi sekaligus membangun brand awarenesss dari MS Glow.

Ketika sesi talkshow tersebut digelar secara offline, tersedia pula booth-booth yang menjual produk MS Glow guna mempermudah konsumen yang tertarik untuk langsung membeli. Tak lupa, MS Glow juga kerap menyiarkan secara langsung sesi talkshow tersebut melalui media sosial mereka atau partner. Melalui cara ini, MS Glow dapat menjangkau target konsumen secara lebih luas.

MS Glow berupaya hadir di setiap saluran pemasaran. Televisi, radio, media cetak masih jadi sasaran. Bahkan, MS Glow memastikan mereka tampil di billboard-billboard area ekspansi mereka. Di Surabaya, ada empat billboard yang menampilkan iklan MS Glow. Belakangan, MS Glow mulai menggunakan videotron.

Startegi omni saja tak cukup jika tidak diimbangi dengan kualitas. Menurut Shandy, sebuah produk harus dapat menawarkan value bagi konsumen. Inovasi produk harus dilakukan untuk menjawab anxiety and desire konsumen berkembang. Sebuah produk yang berkualitas akan berujung pada word-of-mouth yang mampu membawa konsumen-konsumen baru.

Photo Credits: MS Glow

MS Glow selalu memastikan setiap produk yang diluncurkan memiliki diferensiasi dari kompetitor. Selalu ada value lebih yang ditawarkan sehingga selalu ada alasan kenapa konsumen harus memilih produk MS Glow.

Baru-baru ini, misalnya, MS Glow merilis rangkaian produk perawatan kulit khusus pria. Hal ini berangkat dari problem statement yang ditemukan MS Glow perihal perbedaan jenis kebutuhan produk perawatan bagi kaum Adam dan Hawa.

MS Glow kemudian meluncurkan rangkaian produk yang disesuaikan dengan karakteristik kaum pria yang cenderung lebih praktis. Rangkaian produk dikemas secara minimalis. Cukup menghadirkan krim, sabun wajah, dan sun screen.

Masing-masing produk dikemas dengan value berbeda. Produk sunscreen MS Glow misalnya, menawarkan kepraktisan penggunaan dengan dikemas dalam bentuk spray, bukan krim seperti yang umum ada di pasaran.

Photo Credits: MS Glow

“Ketika meluncurkan produk, kami harus mengetahui value apa yang ditawarkan kepada para konsumen. Pastikan jika value tersebut memiliki diferensiasi yang membedakan kita dengan kompetitor lain. Strategi omni memang penting, namun loyalitas konsumen sangat bergantung pada kualitas produk itu sendiri,” ujar Shandy.

Yang pasti, setiap inovasi produk dan layanan yang dilakukan MS Glow sedapat mungkin diciptakan untuk menjawab anxiety and desire para konsumen.

Layanan di klinik MS Glow misalnya, menyediakan beberapa ruangan berbeda. Mulai dari ruangan yang dapat dipakai berpasangan, ruangan khusus laki-laki, perempuan, hingga bagi para perempuan yang mengenakan hijab. Seluruh layanan ini diciptakan untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen MS Glow.

MARKETEERS X








To Top