Consumer Goods

Lindungi Masa Depan Olahraga, Nike Serukan Kampanye Move to Zero

Nike memiliki inisiatif baru dalam hal mengurangi emisi karbon dan limbah. Inisiatif ini untuk melindungi masa depan industri olahraga. Kampanye ini bernama Move to Zero.

Nike melihat di seluruh dunia bahwa banyaknya hari yang mengalami suhu di atas 90°F (32°C) telah meningkat hampir 25% sejak tahun 1980-an. Tentunya hal ini berpengaruh pada performa para atlet.

Di Amerika Serikat, beberapa peraturan dikeluarkan untuk mengatasi hal ini. Mulai dari pengurangan waktu latihan, menggunakan perlengkapan yang lebih sedikit, hingga pembatalan pertandingan.

Untuk olahraga salju bahkan rata-rata jumlah hari snowboarding berkualitas di seluruh dunia telah menurun 7% selama 30 tahun terakhir. Pada tahun 2050, hari-hari itu bisa menyusut 11-22%.

“Kami hadir untuk melayani para atlet dan itu berarti memastikan para atlet mulai dari yang sehari-hari hingga yang elit di seluruh dunia memiliki tempat yang aman untuk bermain, melatih dan berkembang. Jelas bagi kita bahwa jika tidak ada planet, tidak ada olahraga,” ujar Noel Kinder, Chief Sustainbility Officer Nike

Beberapa komitmen Nike terkait permasalahan iklim antara lain, menghilangkan pemakaian plastik sekali pakai di kampus Nike di seluruh dunia. Nike berupaya memulai dialog di antara komunitas desain global melalui nikecirculardesign.com untuk pemanfaatan limbah sebagai salah satu material.

Pada tahun 2025, Nike berkomitmen untuk menggunakan 100% energi terbarukan. Selain itu, Nike juga akan mengurangi emisi karbon di seluruh rantai pasokan globalnya sebesar 30% pada tahun 2030.

Untuk produksi, Nike akan mengalihkan lebih dari 1 miliar botol plastik per tahun dari tempat pembuangan sampah untuk membuat benang untuk kaus baru dan bagian atas sepatu Flyknit. Nike juga mengadakan program Reuse-A-Shoe dan Nike Grind yang mengubah sampah menjadi produk baru, taman bermain, lintasan lari, dan lapangan.

Editor: Sigit Kurniawan

 

MARKETEERS X








To Top