Government & Public Services

Pandemi Masih Berlanjut, Kalbe Farma Lakukan Vaksinasi Gotong Royong

PT Kalbe Farma Tbk

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah hingga kini. Banyak upaya penanggulangan yang dibuat oleh pemerintah, salah satunya dengan melakukan vaksinasi yang diharapkan dapat meminimalisir penyebaran Covid-19. Lebih dari 50 tahun berperan sebagai industri penyedia layanan kesehatan terbesar di Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk turut berkomitmen dalam menyehatkan bangsa yaitu mendukung program pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 melalui vaksinasi Gotong Royong yang dilakukan tahap pertama pada tanggal 18-25 Mei 2021 di RDC Enseval, Jakarta Timur.

Vaksinasi gotong royong oleh Kalbe Group ini dikhususkan kepada karyawan yang bertugas di lapangan seperti tim sales marketing dan karyawan pabrik yang berlokasi di Jabodetabek. Mereka yang divaksin adalah yang berusia 18-23 tahun dan tidak memiliki komorbid serta belum pernah menerima vaksinasi.

Menggandeng tenaga kesehatan dari Klinik Mitrasana dan Klik Dokter yang merupakan anak perusahaan PT Kalbe Farma Tbk, vaksinasi gotong royong tahap pertama berhasil dilakukan pada 18 Mei lalu yang disaksikan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo bersama 18 perusahaan lainnya. Presiden Joko Widodo berharap, dari program vaksinasi gotong royong ini, maka pada Agustus atau September jumlah penduduk Indonesia yang sudah divaksinasi bisa mencapai 70 juta orang. 

“Hari ini, Kalbe mulai melaksanakan program vaksinasi Gotong Royong yang diperuntukkan pemerintah untuk karyawan swasta dan keluarganya, sehingga para karyawan dapat bekerja lebih produktif dan merasa aman,” kata Vidjongtius, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

Disampaikan juga, walaupun sudah divaksinasi namun potensi terpapar Covid-19 tetap ada. Jadi karyawan dan keluarga tetap harus mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Pada tahap pertama, bakal ada 6.000 dosis vaksin atau setara dengan penggunaan bagi 3.000 karyawan. Rencananya vaksinasi ini akan dilakukan terhadap 16.000 karyawan dan keluarga di seluruh Indonesia. 

MARKETEERS X








To Top