Tokopedia: Peluang UKM di Bandung Masih Terbuka Luas

marketeers article

Dikenal sebagai salah satu kota kreatif Indonesia, pertumbuhan usaha di Bandung menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. Berdasarkan data Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016, jumlah usaha atau perusahaan tercatat sebanyak 343.938 unit usaha di Bandung, meningkat lebih dari 20% dari jumlah perusahaan tahun 2006 yang sebanyak 283.518 unit perusahaan.

Dilihat berdasarkan skala usahanya, Usaha Mikro Kecil (UMK) mendominasi aktivitas ekonomi di Kota Bandung dengan jumlah tenaga kerja mencapai 65,94%. Perkembangan jumlah penduduk dan tumbuhnya bisnis online turut memberikan andil meningkatnya aktivitas ekonomi di Kota Bandung beberapa tahun belakangan.

Mengacu data Tokopedia, pertumbuhan seller di Bandung mencapai 2 kali lipat sejak tahun 2017. Produk kreatif fesyen seperti sepatu (sneakers, boots & flat shoes), kaos, dan tas (backpack & tas selempang) masih menjadi produk yang paling banyak dijual dan dicari di Bandung. Data tersebut memperlihatkan bahwa masih terdapat peluang besar bagi UKM Bandung untuk mengoptimalkan pemanfaatan platform penjualan online dalam memulai dan mengembangkan bisnisnya.

Salah satu brand UKM legendaris asal Bandung adalah UNKL347. Brand UNKL347 dikenal sebagai salah satu pelopor dalam industri clothing line di Bandung dengan desainnya yang bertema subkultur anak muda.

Arifin Windarwan selaku Co Founder UNKL347 mengatakan bahwa usaha pakaian yang ia dan teman-temannya miliki berawal dari ketidaksengajaan. Berawal dari ketertarikan pada desain, Arifin mencoba mengaktualisasikan hasil kesenian ini ke dalam produk yang dihadirkan.

“Tidak menyangka bisa mendapatkan respon positif dari pasar. Ini semua tidak akan terjadi jika kita tidak berani memulai,” tambah Arifin.

Keunikan Bandung dengan segala kreativitasnya membuat Tokopedia mampir ke kota Bandung dan mengadakan MAKERFEST. MAKERFEST merupakan offline activation dari Tokopedua yang memiliki misi untuk mencari, mengedukasi dan menginspirasi UKM Indonesia.

William Tanuwijaya selaku Chairman MAKERFEST 2018 menjelaskan bahwa hadirnya MAKERFEST diharapkan dapat mendorong UMKM, khususnya UKM lokal agar mampu semakin naik kelas.

“Kami berharap ajang ini mampu berkontribusi terhadap penciptaan ekosistem bisnis yang lebih kondusif. Harapannya, lebih banyak lagi usaha kecil yang dapat tumbuh menjadi industri. Lalu, dari industri menjadi brand-brand masa depan Indonesia yang mendunia,” pungkas William.

Editor: Sigit Kurniawan

Related

award
SPSAwArDS