Pengguna Android Wajib Waspada, Microsoft Temukan Malware Baru

profile photo reporter Bernadinus Pramudita
BernadinusPramudita
05 Juli 2022
marketeers article
Pengguna Android Wajib Waspada, Microsoft Temukan Malware Baru (FOTO:123RF)
Pengguna sistem operasi Android di ponsel perlu waspada. Paaslnya, Microsoft menemukan piranti lunak berbahaya atau malware baru yang menargetkan sistem operasi tersebut. Malware tersebut menargetkan ponsel yang masih menggunakan sistem operasi Android versi lama seperti 9.0 ke bawah.
Microsoft telah memperingatkan pengguna Android yang masih menggunakan sistem operasi versi lama tentang malware yang dapat mengosongkan dompet digital tanpa sepengetahuan mereka. Tim Microsoft 365 Defender telah membagikan temuan mereka tentang malware penipuan pulsa, atau jenis penipuan penagihan yang dirancang untuk mendaftarkan Anda ke layanan premium yang tidak diinginkan tanpa persetujuan. Menurut para peneliti, ini adalah salah satu jenis malware paling berbahaya karena terus berkembang.
“Tim Microsoft mengatakan bahwa malware menyalahgunakan mekanisme penagihan yang disebut Wireless Application Protocol (WAP) untuk menyerang pengguna Android. Aplikasi resmi menggunakan WAP untuk melakukan penagihan pembayaran kepada pengguna untuk konten berbayar melalui tagihan telepon seluler mereka,” tulis laporan Androidcentral, Selasa (5/7/2022).
Karena bergantung pada jaringan seluler untuk berfungsi, ia memulai serangan setelah Anda terputus dari jaringan Wi-Fi. Saat terhubung ke jaringan seluler, malware membuka halaman langganan yang dimaksud dan berlangganan layanan atas nama Anda. Piranti lunak berbahaya ini kemudian akan membaca OTP (satu kali kata sandi/one time password) jika ada, dan mengisi bidang yang diperlukan untuk menyelesaikan proses berlangganan. Malware dapat menyembunyikan aktivitas ini dengan menonaktifkan notifikasi SMS.
Malware ini menimbulkan sejumlah risiko. Salah satunya adalah biaya yang besar pada tagihan bulanan Anda. Lebih buruk lagi, malware penipuan tol dirancang untuk menghindari deteksi. Microsoft mengatakan, malware penipuan tol bersembunyi di balik aplikasi yang tampaknya sah tetapi dirancang untuk meminta izin di luar apa yang dibutuhkan fungsinya. Aplikasi kamera yang meminta izin SMS adalah contoh umum.
Para peneliti mencatat bahwa malware ini menargetkan pengguna Android yang menjalankan Android 9 dan versi yang lebih lama. Ini berarti aman jika ponsel menggunakan Android 10 atau lebih tinggi. Lebih penting lagi, Microsoft mengingatkan pengguna untuk tidak menginstal aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related