Penjualan Online Antarnegara ASEAN Terus Meningkat

profile photo reporter Saviq Bachdar
SaviqBachdar
29 Agustus 2018
marketeers article

Kawasan Asian Tiger Cubs atau Indonesia, Filipina, Thailand, dan Malaysia, umumnya menggemari fesyen, otomotif, dan gadget. Hal ini terlihat dari kategori yang paling banyak dipilih menurut platform perbandingan harga e-commerce, Priceza. Di Indonesia dan Filipina, fesyen dan otomotif adalah kategori terpopuler.

Berdasarkan data selama 11 bulan terakhir (Januari-November 2017), minat pada kategori fesyen di Indonesia mencapai hingga 27%, yang mewakili jumlah total klik di Priceza, disusul dengan otomotif sebanyak 16% dan 1%  untuk smartphone.

Sementara untuk Filipina, yang walau jumlahnya lebih kecil, yaitu 19% untuk fesyen, 14% untuk otomotif, dan 11% untuk elektronik. Namun, dari total jumlah klik, membuktikan bahwa minat pembelanja online-nya tidak jauh berbeda.

Lain halnya dengan Malaysia yang otomotifnya menjadi kategori paling populer dengan angka 17% dan diikuti oleh makanan 15% dan fesyen 14%.

Pasar Thailand lebih unik lagi. Kategori terpopulernya adalah jimat dan barang antik 19%, yang diikuti dengan fesyen 12% dan smartphone 11%.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Data-data tersebut menunjukkan bahwa ada peluang untuk melakukan aktivitas jual beli antar negara karena adanya kesamaan minat.

Bicara tentang tren di dunia gadget misalnya, kehadiran platform mesin pencari belanja (shopping search engine) seperti Priceza, memungkinkan pembeli untuk membandingkan harga produk yang sama di negara lain.

Menurut perusahaan asal Thailand ini, tren jual beli antarnegara, atau cross-border e-commerce, diperdiksi akan terus meningkat.

Contoh konkret dari adanya cross-border e-commerce ini adalah munculnya konsumen atau pembeli dari Indonesia yang berbelanja kebutuhan ke negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia, bahkan Singapura. Mereka melakukannya hanya untuk membeli spare parts motor atau ingin buru-buru memiliki smartphone keluaran terbaru yang belum dirilis di tanah air.

Peluang ini dilirik juga oleh pelaku e-commerce yang tidak memiliki perwakilan di kawasan Asian Tiger Cubs, untuk menjual produk mereka dan menawarkan jasa pengiriman antar negara.

Menurut Priceza, perbandingan jumlah rerata uang yang dihabiskan oleh pembelanja online dalam sekali transaksi adalah Rp 820 ribu (Indonesia), Rp 750 ribu (Thailand), Rp 1,1 juta (Malaysia), dan Rp 920 ribu (Filipina).

Editor: Sigit Kurniawan

Related