Potensi Iklan Digital Luar Ruang di Surabaya Masih Besar

profile photo reporter Novia Sari
NoviaSari
05 Maret 2015
marketeers article
Seiring dengan kemajuan, aktivitas masyarakat Indonesia semakin mengarah ke gaya hidup digital. Gaya hidup pun berubah dan masyarakat kontemporer cenderung menginginkan kehidupan serba mudah dan praktis. Teknologi menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat kontemporer tersebut. Sebab itu, tak heran bila banyak pebisnis yang menggunakan teknologi untuk menjawab kebutuhan para pelanggannya. 
Hal tersebut juga menjadi perhatian PT Metra Digital Media (MD Media), yang sebelumnya bergerak di jasa percetakan, untuk bermanuver dengan gencar memasarkan produk andalannya saat ini, yakni Digital Out Of Home (DOOH). Produk ini memberikan layanan media promosi atau iklan dalam bentuk layar LCD, yang berada di area publik ataupun area privat dan dapat digunakan untuk konten iklan maupun informasi visual lainnya.
Anthony Dwicahyo, General Manager Metra Digital Media (MD Media) East Area menyatakan, saat ini belanja iklan nasional di Surabaya mencapai angka Rp 78 triliun. Untuk kategori outdoor digital advertising, hanya mencapai angka Rp 8,5 triliun. Sehingga hampir 90% pebisnis yang ada di Surabaya ini dapat menjadi ceruk pasar dari MD Media untuk diarahkan ke era digital.
“Kami sangat agresif melakukan penetrasi di setiap kota. MIgrasi budget promo yang sudah ada ke arah DOOH akan menjadi hal yang menarik tentunya. Kami memahami beberapa regulasi pemerintahan daerah terkait penataan dan pendigitalisasian kotanya supaya tertata dengan rapi. Banyak sekali merek dan produk yang memiliki modal yang besar, tetapi juga memiliki tantangan untuk dapat melakukan penetrasi produk. Contohnya, perusahaan rokok,” kata Anthony kepada Marketeers di Surabaya, Kamis (26/02/15).
Anthony menjelaskan, pihaknya yakin potensi kenaikan pasar yang disasar oleh iklan outdoor digital akan mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Pada  tahun 2013, pasar industri outdoor sebanyak Rp 8,5 triliun untuk wilayah Surabaya. Pada tahun 2015, diasumsikan akan terjadi kenaikan sebesar 5-10%. Target dan segmen yang disasar oleh MD Media adalah perusahaan swasta dan pebisnis lokal di Surabaya.
“Secara nasional, kami bekerjasama dengan banyak merek terkenal. Namun, untuk di Surabaya, kami lebih ingin menyasar merek dan acara-acara lokal sebagai konten promosi. Konten lokal menjadi kata kunci untuk MD Media, yang selama ini belum bisa masuk ke iklan digital, akan kita dorong kearah sana,” tambah Anthony.
Dari 61 titik DOOH yang ada di seluruh Indonesia, Surabaya sendiri memiliki sembilan lokasi DOOH dengan system remote operating system </em>alias dapat dikontrol dari pusat.

Related