Progres LRT Jabodebek 84%, KAI Siapkan Kelengkapan Depo di Bekasi

profile photo reporter Ranto Rajagukguk
RantoRajagukguk
10 Agustus 2022
marketeers article
Semester I 2022, Adhi Karya Kantongi Pembayaran 2 Proyek Rp 2,8 Triliun. (FOTO: Dok KAI)

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah mempersiapkan kelengkapan Depo LRT Jabodebek di Bekasi. Hal itu untuk kepentingan menyimpan, memeriksa, merawat, serta memperbaiki sarana LRT beserta komponen pendukungnya.

“Sebagai moda transportasi paling modern yang akan beroperasi di Indonesia, LRT Jabodebek tentu membutuhkan dukungan fasilitas perawatan yang mumpuni,” kata Joni Martinus, VP Public Relations KAI dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Depo LRT Jabodebek itu berlokasi di Kecamatan Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi, dengan luas sekitar 100.000 meter persegi. Area Depo yang sudah siap digunakan antara lain adalah area mesin bubut, stabling, Automatic Train Wash Plant (ATWP) dan bangunan Operation Control Center (OCC). 

Sementara itu, untuk area perawatan ringan dan berat masih dalam tahap pembangunan dengan progres 85,11 persen. Sebelumnya, kata dia, sarana LRT Jabodebek ditempatkan di jalur-jalur LRT Jabodebek.

Depo LRT Jabodebek juga memiliki area test track sebanyak satu jalur yang digunakan sebagai tempat pengetesan sarana LRT Jabodebek setelah dilakukan perawatan atau perbaikan. “Dengan adanya test track tersebut, maka jalur LRT Jabodebek hanya digunakan untuk operasional,” ujarnya.

Joni juga menjelaskan area lain yang sangat vital pada Depo LRT Jabodebek yaitu area OCC yang berfungsi sebagai tempat administrasi dan pusat kendali utama. LRT Jabodebek akan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem persinyalan di OCC. 

Seluruh operasional LRT Jabodebek kemudian berjalan secara otomatis dengan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Operator pada OCC akan memantau jalannya LRT dan hanya akan mengintervensi jika ditemukan ketidaksesuaian seperti adanya keterlambatan hingga gangguan suplai daya.

Ia menambahkan saat ini progres LRT Jabodebek secara keseluruhan telah mencapai 84,22%. Berbagai aspek telah dipersiapkan melalui berbagai tahap pengujian untuk menjamin keandalan operasional dan keselamatan pelanggan ke depannya.

“KAI mempersiapkan moda LRT Jabodebek sebaik mungkin dengan berbagai peralatan modern dan berkualitas sehingga dalam jangka waktu yang panjang, transportasi LRT Jabodebek tetap dapat diandalkan,” tutur Joni.

Related