Raih Pendanaan Rp 143,5 Miliar, Investree Fokus ke Green Financing

profile photo reporter Tri Kurnia Yunianto
TriKurnia Yunianto
08 November 2021
marketeers article
Electric scooter for sharing with charging station. Vector illustration
Investree, perusahaan rintisan teknologi yang bergerak dalam pembiayaan atau  financial technology (fintech) lending memfokuskan diri kepada pendanaan dan pembiayaan industri yang ramah lingkungan. Komitmen ini ditunjukkan melalui penyaluran pembiayaan hijau (green financing) untuk PT Gesits Bali Pratama atau Gesits Pratama. Program tersebut digulirkan menyusul kesuksesan Investree mendapatkan pendanaan sebesar US$ 10 juta atau setara Rp 143,5 miliar (kurs Rp 14.350 per US$) untuk respons ability investments dari perusahaan manajer aset asal Swiss, Accial Capital.
Adapun Gesits Pratama merupakan salah satu distributor terbesar Wika Industri Manufaktur (WIMA) sebagai produsen motor listrik. Perusahaan ini menyalurkan motor-motor listrik produksi WIMA ke seluruh pelosok Indonesia. Sebagian besar klien-klien besar Gesits Pratama meliputi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta, dan pemerintahan yang saat ini memiliki kebutuhan terhadap kendaraan ramah lingkungan.
“Dalam kerja sama ini, Investree menyalurkan pinjaman kepada Gesits Pratama dengan tujuan menyukseskan aktivitas pengadaan atau transaksi business-to-business (B2B) mereka. Contohnya, pinjaman dari Investree membantu menalangi pemberian down payment kepada produsen motor listrik (WIMA) saat Gesits Pratama mendapatkan pesanan unit dalam jumlah tertentu,” ujar Co-Founder & Chief Executive Officer (CEO) Investree Adrian Gunadi melalui keterangannya, Senin (8/11/2021).
Menurut dia, Investree juga berkomitmen untuk membantu membiayai proses pengiriman unit-unit motor hingga sampai ke tempat tujuan. Pasalnya, klien pasti akan membayar belakangan dengan tenor yang beragam atau melalui skema kredit.
Sehingga, kata Adrian, kegiatan pembiayaan ini sangat berfokus pada rantai pasok (supply chain financing) sesuai dengan inti bisnis perusahaan. Adapun bantuan pembiayaan yang Investree salurkan kepada Gesits Pratama dapat dikategorikan sebagai green financing karena Investree berkontribusi terhadap kelancaran bisnis distributor motor listrik yang saat ini permintaannya sedang tinggi di pasaran.
Tak hanya itu, Adrian menyebutkan, dalam menjalankan bisnis, perusahaan tidak hanya mengejar profit tapi juga bagaimana agar mampu meningkatkan kualitas ekonomi usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) dan kehidupan masyarakat. Caranya, melalui akses pembiayaan dan kesehatan, literasi keuangan secara digital, dan pergerakan sosial demi kesejahteraan masyarakat.
“Proyek green financing dengan Gesits Pratama ini termasuk dalam pilar kesatu dan ketiga. Kami berharap apa yang kami kontribusikan bersama dengan Gesits Pratama mampu membuat dunia pulih dan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Gesits Pratama Sari Suryanti menambahkan dengan adanya kerja sama tersebut akan membantu perusahaan dalam mengelola keuangan mereka. Dia pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Investree.
Hal itu karena program pembiayaannya sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Bali tentang penggunaan energi bersih dan sepeda motor listrik berbasis baterai. Sehingga, kedua belah pihak menjadi pelopor penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
“Sekarang kami tidak pusing lagi memikirkan kesehatan cash flow perusahaan karena telah dibantu oleh Investree. Proses pengajuan hingga pinjaman dicairkan juga mudah dan cepat, pengalaman yang menyenangkan menjadi Borrower di Investree,” pungkasnya.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related