Automotive

Ramah Lingkungan, Goodyear Gunakan Minyak Kedelai sebagai Bahan Baku

Lahirkan produk ban ramah lingkungan dengan penggunaan minyak kedelai, Goodyear mengklaim telah memproduksi ban dengan performa yang kian mumpuni. Inovasi yang dilakukan Goodyear sudah dikomersialisasikan semenjak tahun 2017 melalui produk Assurance Weather.

Produk dengan inkorporasi minyak kedelai terus berkembang tiap tahunnya hingga tahun 2020 melalui seri tipe Comfort Drive. Bob Woloszynek, Kepala Teknisi Pengembangan Bahan Baku Global di Goodyear Tire & Rubber Company mengatakan, rencana jangka panjang untuk mengganti penggunaan minyak turunan dari minyak bumi sepenuhnya berjalan sesuai rencana karena keberhasilan yang ditunjukkan oleh penggunaan minyak kedelai.

“Memiliki banyak kualitas yang baik, minyak kedelai sangat cocok dicampurkan sebagai bahan pembuat ban, meningkatkan proses produksi dan performa,” kata Bob.

Sejalan dengan ambisi Goodyear dan hasil risetnya dengan United Soybean Board (USB) bahwa pengguaan minyak kedelai dalam kompon ban bisa meningkatkan kelenturan sekaligus daya cengekeram ban pada permukaan jalan. Di sisi lain, minyak kedelai merupakan bahan baku yang melimpah dan terbarukan. Minyak kedelai sendiri merupakan salah satu dari sejumlah bahan baku berkelanjutan yang Goodyear gunakan di samping abu silika sekam padi dan karet dandelion.

“Penggunakan bahan baku ramah lingungan dan berkelanjutan menciptakan nilai tambah pada produk Goodyear. Meski dilanda pandemi global, Goodyear tetap dapat menjual produknya sebanyak 126 juta ban, dan dapat diartikan bahwa ada kebutuhan untuk menggunakan produk yang lebih berkelanjutan,” kata Bob.

MARKETEERS X








To Top