Realisasikan PMN, PLN Hadirkan Listrik ke Warga Tanggamus Lampung

marketeers article
Realisasikan PMN, PLN Hadirkan Listrik ke Warga Tanggamus Lampung. (FOTO: Dok PLN)

PT PLN (Persero) merealisasikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dengan menghadirkan listrik di kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut berhasil mengalirkan listrik bagi ratusan rumah di Pekon (Desa), Karang Brak, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Hadirnya listrik pun disambut suka cita oleh warga Pekon Karang Brak. Kepala Urusan Pelayanan Pekon Karang Brak, Asep Gunawan mengatakan sudah mendambakan hadirnya listrik sejak lama.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras PLN sehingga listrik dapat mengaliri rumah-rumah warga di Pekon Karang Brak. Apalagi dengan kondisi geografis menuju pekon kami yang sangat menantang. Masuknya listrik semakin memberikan kenyamanan bagi warga,” ujar Asep dalam keterangan tertulis PLN, Senin (13/3/2023).

BACA JUGA: PLN Kebut Pembangunan SPKLU dan SPBKLU di Seluruh Wilayah

Asep menambahkan kehadiran listrik PLN telah membantu masyarakat lebih produktif dalam bekerja dan kegiatan warga menjadi lebih mudah dan efisien. Anak-anak kini juga bisa belajar dengan leluasa pada malam hari.

“Sebelum listrik hadir di pekon kami, kegiatan belajar mengajar sangat terbatas, tetapi kini beragam kegiatan dapat kami hadirkan dalam kegiatan belajar mengajar,” ujar Asep.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN menyampaikan pihaknya akan terus mendukung program pemerintah untuk terus menghadirkan listrik ke seluruh nusantara khususnya di wilayah 3T.

BACA JUGA: Tingkatkan Safety, PLN Terapkan Digitalisasi untuk K3

“Ini adalah wujud nyata hadirnya negara dalam mewujudkan energi listrik yang berkeadilan. Masyarakat yang berada di pelosok desa terpencil memiliki hak yang sama untuk menikmati energi listrik. Untuk itu, PLN akan terus berupaya mewujudkannya,” ucap Darmawan.

I Gede Agung Sindu Putra, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung mengatakan perusahaan telah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 10 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 4,5 kms dan trafo gardu distribusi sebanyak 3 unit berkapasitas 100 kilo Volt Ampere (kVA) di Pekon Karang Brak. Sindu menyampaikan kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas di Pekon Karang Brak juga tidak menyurutkan petugas PLN untuk menyelesaikan infrastruktur kelistrikan di daerah tersebut.

“Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Pekon Karang Brak merupakan salah satu yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Kondisi geografis dan infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas menyebabkan kesulitan mobilisasi material. Namun kami terus berusaha untuk melistriki semua pelosok negeri dengan sumber daya yang dimiliki,” kata Sindu.

Dia menambahkan penyalaan listrik di desa Karang Brak ini juga sekaligus meningkatkan rasio elektrifikasi desa di Provinsi Lampung. Pada tahun 2021, rasio desa berlistrik sebesar 99,43% dan meningkat di tahun 2022 sebesar 99,55%.

Related

award
SPSAwArDS