Relevansi, Jadi Kunci Salvo Bikin Iklan yang Engaging

marketeers article
Iklan Aksi Nyata Bangsa Gudang Garam (Sumber: YouTube Salvo Cipta Kreasi)

Salvo sebagai salah satu marketing agency di Indonesia, baru saja meraih dua penghargaan untuk dua kategori berbeda dalam ajang Citra Pariwara 2022. Digelar oleh Persatuan Periklanan Indonesia (P3I) DKI Jakarta, iklan yang dibuat oleh Salvo dinilai dinilai berhasil menyampaikan seruan semangat untuk melakukan aksi nyata bagi bangsa secara menarik dan mengesankan. Bagi Salvo, untuk membuat iklan yang mampu engage dengan audiens adalah iklan yang mengutamakan unsur relevansi.

“Relevansi. Keyword ini adalah kunci utama penentu apakah sebuah iklan mampu meng-engage audiens. Semakin relate sebuah iklan terhadap realitas dan pain points dari audience-nya, maka iklan tersebut akan memiliki value dan akhirnya mampu menarik perhatian mereka,” ujar Christmartin Hanandito, Chief Executive Officer (CEO) SALVO kepada Marketeers dalam laporan tertulisnya.

Selain meramu materi dan relevan, eksekusi yang ‘berbeda’ juga akan menjadi hook pertama bagi audiens menolehkan perhatiannya kepada pesan di dalam iklan tersebut. Pada ajang Citra Pariwara 2022, Salvo memboyong dua kategori dengan raihan Bronze, yakni untuk Art Direction Film Craft Category dan Cinematography Film Craft Category.

Bertajuk ‘Aksi Nyata Bangsa’, Karya yang dihasilkan Salvo ini merupakan kolaborasi dengan Production House (PH) Nayfosindo. Karya ini dinilai berhasil menyampaikan seruan semangat untuk melakukan aksi nyata bagi bangsa secara menarik dan mengesankan.

“Buat kami, ini merupakan sebuah kebahagiaan sekaligus kebanggaan. Penghargaan ini membuktikan bahwa sebuah karya yang dilalui lewat proses panjang dan kerja keras akan membuahkan hasil positif,” ujar pria yang akrab disapa Aan ini.

Bagi Aan, karya iklan ‘Aksi Nyata Bangsa’ yang diproduksinya bersama Nayfosindo untuk kliennya, yaitu Gudang Garam, sebagai langkah awal untuk dapat maju berkreasi terus ke depan.

Seruan semangat Aksi Nyata Bangsa ini dilandasi dari refleksi masyarakat Indonesia yang sedang melewati fase transisi dari pandemi menuju endemi. Di sini, lewat momentum kemerdekaan bangsa Indonesia, Salvo berusaha untuk menyerukan pesan bahwa dengan real-action, segala tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia akan mampu teratasi.

Bagaimana sebuah iklan dikatakan berhasil?

Setiap iklan memiliki tolok ukur yang berbeda disesuaikan dengan tujuan iklan tersebut. Misalkan iklan dengan tujuan meningkatkan pembelian produk, maka tentunya jumlah pembelian ketika dan setelah iklan ditayangkan menjadi tolok ukur utama.

“Berbeda dengan iklan yang bertujuan untuk meningkatkan brand image/citra dari merek sebuah perusahaan, maka biasanya brand yang beriklan akan melakukan riset terpisah untuk mengukur persepsi image brand setelah iklan ditayangkan,” tutupnya.

Related

award
SPSAwArDS