Revitalisasi Bandara Halim, Lion Air Alihkan 17 Penerbangan ke Soetta

profile photo reporter Tri Kurnia Yunianto
TriKurnia Yunianto
24 Januari 2022
marketeers article
UBON RATCHATHANI,THAILAND-JANUARY 9, 16: Boeing 737-900 Thai Lion Air landed at Ubon Ratchathani Airport,Bangkok,Thailand on January 9, 2016.Thai Lion Airways is the new low cost airline in Thailand.
Maskapai penerbangan Lion Air Grup melalui Batik Air dan Wings Air bakal melakukan pengalihan 17 penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP) menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK). Hal ini seiring dengan dilakukannya revitalisasi Bandara Halim yang akan mulai Rabu 26 Januari 2022, selama 3,5 bulan ke depan.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, revitalisasi Bandar Udara Halim Perdanakusuma dilakukan dalam rangka memperbaiki fasilitas sisi darat maupun udara, guna meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan. Adapun rencana pengalihan penerbangan telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan mendapatkan persetujuan seluruh pemangku kepentingan.
“Solusi yang akan diberikan kepada calon penumpang, antara lain penerbangan melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dan pengembalian dana tiket (refund). Layanan penerbangan yang mengalami penyesuaian atau pengalihan ke bandar udara lain dioperasikan untuk terbang langsung (direct flight) dan saling terhubung (connecting flight),” kata Danang melalui keterangannya, Senin (24/1/2022).
Berikut daftar 17 penerbangan yang mengalami pengalihan rute ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta:
  1. Bandar Udara Internasional Kualanamu Medan di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO)
  2. Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang, Sumatera Barat (PDG)
  3. Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau (PKU)
  4. Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH)
  5. Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin, Palembang, Sumatera Selatan (PLM)
  6. Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS)
  7. Bandar Udara Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG)
  8. Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG)
  9. Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali, Jawa Tengah (SOC)
  10. Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA)
  11. Bandar Udara Abdrurachman Saleh, Malang, Jawa Timur (MLG)
  12. Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB)
  13. Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali (DPS)
  14. Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN)
  15. Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur (AAP)
  16. Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, Sulawesi Selatan (UPG)
  17. Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon, Maluku (AMQ).
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related