Riset Jenius Ungkap Pergeseran Alokasi THR, 52% Digunakan untuk Belanja

marketeers article
Ilustrasi. (Sumber: 123rf)

Jenius, bank digital milik PT Bank BTPN TBk baru saja merilis riset mengenai perilaku masyarakat selama Ramadan dan Jelang Idulfitri 2024. Salah satu fakta menarik yang terungkap dalam riset tersebut adalah adanya perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola Tunjangan Hari Raya (THR) pada Lebaran 2024.

Survei bertajuk “Jenius Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy selama Ramadan & Jelang Idulfitri 2024” melibatkan 233 responden berusia 17-40 tahun yang berasal dari berbagai wilayah non-Jabodetabek. Hasilnya, riset Jenius menunjukkan terdapat pergeseran alokasi THR pada tahun 2024 dibandingkan dengan 2023. 

Tahun lalu, mayoritas masyarakat atau sekitar 41% memilih menabung, lalu belanja kebutuhan Ramadan sebanyak 40%, dan investasi 19%.

BACA JUGA Jenius Serukan Think Unthinkable, Ajak Masyarakat Jalani Hidup yang Diinginkan

“Kini (2024), alokasi THR untuk belanja keperluan Ramadan naik 12% menjadi 52%, sedangkan porsi menabung dan berinvestasi masing-masing mencapai 29% dan 19%,” ujar Febri Rusli, Digital Banking Partnership Head Bank BTPN.

Febri menambahkan perubahan cara mengelola THR tersebut sejalan dengan 58% masyarakat yang merasa pengeluaran mereka berpotensi meningkat di Ramadan tahun ini. Pasalnya, masyarakat merasa lebih ‘percaya diri’ untuk belanja dibanding sebelumnya pada masa pandemi.

Adapun Febri memerinci alokasi pengeluaran tersebut terbagi menjadi beberapa keperluan, seperti membeli baju baru (43%), mudik (30%), zakat dan sedekah (30%), membeli makanan sahur dan buka puasa (29%), serta acara buka puasa bersama (29%).

Sementara itu, untuk keperluan selama bulan Ramadan, alokasi pengeluaran lebih banyak untuk acara buka puasa bersama, yakni mencapai 42%, kirim hampers 40%, dan THR untuk ART/karyawan 34%.

BACA JUGA Investor Didominasi Gen Y dan Gen Z, Jenius BTPN Edukasi Pengguna

Selain untuk keperluan Ramadan, masyarakat juga menggunakan THR untuk melunasi cicilan/utang, modal bisnis, liburan, renovasi rumah, dan beli gadget/barang elektronik. Dalam survei ini, masyarakat juga berupaya mengantisipasi kebutuhan ekstra dengan memilih opsi pinjaman. 

Dibandingkan tahun lalu, jumlah masyarakat yang memilih opsi pinjaman meningkat sebesar 13%. Menurut hasil survei, sebanyak 35% dari mereka berencana mengambil pinjaman selama bulan Ramadan 2024 untuk berbagai keperluan, di antaranya untuk menyambut Lebaran (60%), modal usaha (46%), dan renovasi rumah (18%).

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS