Riset MarkPlus: Gen Z Cenderung Tak Percaya Ramalan Zodiak

marketeers article
Ilustrasi Zodiak Cina. Sumber gambar: 123rf.

MarkPlus, Inc. mengeluarkan hasil riset terbaru bertajuk MarkPlus Analysis General Opinions on Chinese Zodiac 2024. Dalam laporan tersebut didapatkan fakta bahwa Generasi Z (Gen Z) Tionghoa merupakan kalangan yang paling tidak percaya dengan ramalan zodiak Cina.

Riset ini dilakukan pada Februari 2024 menjelang perayaan tahun baru Imlek dengan melibatkan sebanyak 80 responden dari berbagai generasi. Namun demikian, hanya ada 71 responden yang aware terhadap ramalan zodiak Cina. 

Secara terperinci, responden yang terlibat, yakni 19 orang Gen Z, Gen Y sebanyak 28 responden, dan 24 responden Gen X.

BACA JUGA: 4 Taktik Pemasaran untuk Curi Perhatian Gen Z, Jadilah Brand yang Tulus

Berdasarkan jenis kelaminnya, responden yang terlibat yakni 56,8% laki-laki dan 43,2% perempuan berusia 17 hingga lebih dari 56 tahun. Secara demografi, mereka bekerja sebagai karyawan dengan persentase 34%, pengusaha 19%, ibu rumah tangga 19%, pegawai negeri sipil (PNS) 12%, pekerja professional 5%, pekerja informal 5%, dan lainnya 2% dengan mayoritas pendidikan terakhir sarjana.

Mayoritas responden tinggal di DKI Jakarta dan penyangganya (Jabodetabek) 80%, Jawa Barat dan Banten 6,3%, Jawa Tengah dan Yogyakarta 5%, Jawa Timur 3,8%, Sumatera Utara 2,5%, Sumatera Selatan 1,3%, dan Sulawesi 1,3%. Dari sisi sosial ekonomi, mayoritas responden yang terlibat memiliki rata-rata penghasilan sebesar Rp 4,9 juta per bulan.

BACA JUGA: Literasi Keuangan Rendah, Gen Z Habiskan Uang untuk Healing

Tercatat sebanyak 68,4% Gen Z tidak percaya ramalan zodiak Cina dan 31,6% percaya ramalan itu. Hal berbeda justru terjadi pada generasi seniornya, yakni Gen Y dan X yang mayoritas percaya pada ramalan zodiak Cina.

Dari hasil penelitian menunjukkan sebanyak 57,1% Gen Y percaya ramalan zodiak Cina dan sisanya 42,9% tidak percaya. Adapun responden Gen X yang memercayai ramalan sebanyak 58,3% dan sisanya 41,7% tidak percaya.

Meskipun terjadi perbedaan tingkat kepercayaan antara Gen X, Y, dan Z terhadap ramalan, uniknya seluruh generasi ini satu suara terkait dengan ketertarikan mereka kepada zodiak Cina. Sebagian besar responden dari seluruh generasi mengaku tertarik dengan zodiak Cina dengan persentase 78,9%, sedangkan yang tidak tertarik hanya 21,1%.

Ketiga generasi tersebut menganggap zodiak Cina sebagai hiburan yang menarik dengan persentase 55%. Kemudian alasan lainnya yakni menganggap sebagai tradisi budaya yang unik sebesar 53,6%.

Sebagian orang yang tertarik dengan zodiak Cina memanfaatkannya sebagai media untuk membantu mengenali diri dengan persentase 33,9%. Sementara itu, bagi responden yang tidak percaya dengan zodiak Cina mayoritas berpendapat ramalan ini tidak sejalan dengan keyakinan sebesar 73,3%.

Alasan lainnya adalah nasihat Shio tidak cocok dengan pengalaman asli responden dengan persentase 33,3%. Lalu, responden yang menganggap zodiak Cina tidak membantu dalam pengenalan diri sebanyak 26,7%.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS