Saham dan Wealth Management Tumbuh, BSI Raih Penghargaan IFA

marketeers article
BSI meraih penghargaan IFA. (FOTO: BSI)

Saham dan bisnis wealth management PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sepanjang 2023 tumbuh positif secara signifikan. Untuk bisnis wealth management saja, perusahaan menunjukkan pertumbuhan hingga 30,04% dalam tiga tahun terakhir.

Sementara itu, per Desember 2023, total dana kelolaan nasabah prioritas tumbuh 9% menjadi lebih dari Rp 66 triliun dibanding pada Desember 2022. Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah kondisi pengetatan likuiditas pada tahun 2023.

Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI mengatakan atas pencapaian di dalam peningkatan bisnis wealth, BSI memperoleh penghargaan Most Innovative Wealth Management Bank—Indonesia pada ajang International Finance Award (IFA) 2023 yang berlangsung di Bangkok. International Finance Award sendiri merupakan lembaga yang melakukan riset secara rutin untuk industri keuangan dan berbasis di London Inggris.

BACA JUGA: Kinerja Meningkat, Saham BSI Terus Alami Kenaikan

“Kami terus berinovasi memberikan layanan dan solusi keuangan syariah. Kami juga terus melengkapi dari sisi produk, tidak hanya sukuk dan reksa dana tetapi kami juga menyediakan aspek proteksi,” kata Anton Sukarna dikutip dari website BSI, Senin (5/2/2024).

Ia juga menekankan per Desember 2023, BSI mencatat jumlah nasabah prioritas mencapai 59.718 nasabah, tumbuh sekitar 20% secara year on year. Hal itu terjadi karena masyarakat banyak yang memercayai produk dan kualitas layanan dalam bisnis wealth management yang ditawarkan oleh perusahaan.

Selain penghargaan dalam bidang Wealth Management, perusahaan juga memperoleh penghargaan sebagai Best Investor Relation dalam Kategori Banking-Indonesia dari ajang yang sama.

BACA JUGA: BCA Luncurkan Aplikasi Personal Wealth Management

Penghargaan tersebut layak didapatkan oleh BSI sejalan dengan kinerja perusahaan yang terus tumbuh signifikan, serta performa saham BSI yang juga menunjukkan performa yang sangat baik.

Ia mengilustrasikan harga saham BSI pada perdagangan Senin (29/1/2024) ditutup hijau pada harga Rp 2.140 (+7,27%). Dengan harga tersebut, maka secara year on year harga saham BSI naik 55,07%. Market cap BSI pun naik menjadi sekitar Rp 98,72 triliun.

“Sejak awal tahun 2024, saham BSI cukup diminati investor yang tercermin dari kenaikan harga dan komposisi pemegang saham institusi yang naik menjadi sekitar 70%,” ujarnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS