Communication

Sambut Mega Sales, Ini Tips dari TikTok untuk Para Brand

Menyambut akhir tahun, periode Mega Sales menjadi ajang perlombaan bagi para brand untuk berinovasi dan menyiapkan strategi yang tepat untuk meningkatkan penjualan mereka. Pada momentum ini, platform TikTok memberikan solusi periklanan dan layanan belanja melalui aplikasi TikTok.

TikTok turut membagikan beberapa tips konten memenangkan momen Mega Sales di aplikasi TikTok melalui konten-konten yang mengusung kebahagiaan. Pertama, menjelang momen Mega Sales, suarakan promo terbaik secara besar-besaran, dengan menyisipkannya di 3 detik pertama video TikTok. Gunakan nuansa upbeat dan catchy untuk menarik perhatian agar selebrasi Mega Sales benar-benar terasa.

Kedua, ciptakan konten yang otentik untuk membuat konsumen tertarik, yang mana para brand bisa menggandeng kreator TikTok yang sesuai dengan bisnis mereka untuk mengomunikasikan program Mega Sales sesuai gaya brand mereka.

Ketiga, bagikan konten inspiratif dan menghibur, mulai dari tips belanja untung di momen Mega Sales, hingga momen seru saat konsumen memburu diskon. Terakhir, di hari H Mega Sales, bagikan konten yang mengandung simple call to action untuk membeli produk suatu brand.

Ada beberapa fitur yang bisa dipakai brand, salah satunya Top View, Branded Effects, hingga Hashtag Challenge. Fitur Top View merupakan layanan iklan yang bisa menjangkau pengguna secara luas, sedangkan Branded Effects adalah layanan yang memberikan pengalaman gamification dengan memanfaatkan efek yang beragam di TikTok. Adapula fitur Hashtag Challenge, yaitu layanan yang memanfaatkan engagement yang tinggi pada komunitas TikTok dengan hashtag tertentu dan menjadikannya sebuah tren.

Sitaresti Astarini, Head of Business Marketing TikTok Indonesia menyampaikan bahwa kuartal terakhir merupakan momen yang penting bagi para brand untuk secara strategis memikirkan cara yang efektif dan kreatif dalam menjangkau konsumen. Momen musim belanja, misalnya tanggal 10.10, 11.11, 12.12, hingga musim diskon akhir tahun memberikan kesempatan emas untuk para brand dalam meningkatkan penjualan melalui berbagai promosi yang menarik.

‚ÄúTikTok sebagai platform hiburan berkomitmen untuk terus mendukung brand menjangkau audiens atau komunitas kami. Komitmen tersebut kami tunjukkan melalui strategi yang kreatif sekaligus efektif,” kata Sitaresti.

Sitaresti kemudian memaparkan rangkaian solusi yang dihadirkan oleh TikTok untuk mendukung brand dalam meningkatkan penjualan bisnis mereka melalui serangkaian produk yang fokus di konversi lower funnel. Brand dapat menggunakan fitur TikTok Shopping yang bisa menampilkan rangkaian produk dari brand langsung di akun TikToknya.

Selain itu, terdapat fitur Products Links atau link produk yang bisa disisipkan dalam video, fitur LIVE Shopping yang bisa menghadirkan fitur TikTok Shopping saat livestreaming, fitur Collection Ads yang bisa menghubungkan konsumen ke katalog produk di layar yang sama, serta fitur Dynamic Showcase Ads yang bisa mempersonalisasi konten secara otentik.

Salah satu brand lokal yang sukses menggunakan TikTok for Business, Acome menggunakan iklan In-Feeds untuk menaikan penjualannya pada musim Mega Sales tahun lalu. Acome juga memanfaatkan fitur customer audience targeting TikTok untuk menargetkan audiens yang tepat. Hasilnya, penjualan Acome meningkat hingga 2x lipat dibandingkan sebelumnya.

Selain Acome, Blibli juga memanfaatkan TikTok untuk meluncurkan kampanye #PejuangLokal. Reddia Virginia, VP Marketing Partnership & Media Blibli mengatakan bahwa dalam waktu yang singkat, hashtag tersebut berhasil mendapatkan 1,1 miliar views dengan video submission yang meningkat sampai 3x lipat dari target awal.

Selain tips dalam membuat konten, TikTok juga membagikan detail momen kunci untuk strategi marketing saat musim Mega Sales. 10-20 hari sebelum hari H Mega Sales, brand dapat memaksimalkan fase ini dengan membangun audiens dan menginfokan mengenai tanggal penting yang akan datang. Selain itu, 5-7 hari sebelum hari H, brand dapat membagikan konten teaser berupa promo apa saja yang akan dilakukan brand. Dengan begitu, brand dapat membangun recognition dari audiens.

Memaksimalkan penjualan dapat dilakukan 1-2 hari sebelum hari H. Ini merupakan waktu yang pas untuk membagikan konten ataupun info penting mengenai promo yang akan dilakukan brand. Dengan ini, dapat dipastikan brand mendapat konversi tinggi dari audiens yang ada di TikTok.

Berjualan Lewat Fitur Belanja TikTok yang Interaktif

Tak kalah menarik, para brand juga dapat menggunakan layanan belanja digital TikTok Live untuk berinteraksi dengan konsumen secara langsung melalui tayangan livestream. Melalui TikTok Live, brand dapat menunjukan produk yang mereka miliki dengan jelas, menceritakan keunggulan produk, sehingga nantinya konsumen akan tertarik dan bisa langsung menghubungi brand tanpa berpindah layar. Content creator TikTok yang memiliki kerja sama dengan brand juga dapat menggunakan layanan TikTok Live untuk mempromosikan produk mereka.

Jadi, mulai saat ini, brand bisa memantapkan strategi mereka dengan TikTok untuk menjangkau target yang lebih luas. Informasi selengkapnya silakan kunjungi https://www.tiktokmegasales.com/.

 

Editor: Eko Adiwaluyo

MARKETEERS X








To Top