Digital

Shopee: Pahami Media Touchpoints

Photo Credits: Shopee Indonesia

Ketika viralitas sebuah konten pemasaran telah diraih, tugas pemasar selanjutnya adalah menggaungkan materi tersebut ke dalam setiap channel pemasaran yang ada. Melakukan pemasaran digital bagi Shopee merupakan hal yang unik. Pasalnya, ada begitu banyak tempat yang dapat digunakan untuk beriklan. Tak bisa dipungkiri, lalu lalang Shopee di dunia digital pun terbilang cukup intensif. Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar mengatakan Shopee merupakan e-commerce yang masih percaya pada media touchpoints.

“Kami percaya media masih bisa berubah. Sebagai contoh, kami tidak bisa menentukan bahwa Google akan terus dipakai, namun Google merupakan sebuah kewajiban bagi Shopee untuk memasang iklan,” ungkap Rezki dalam wawancara bersama Marketeers.

Konsentrasi Shopee dalam memantau perkembangan media touchpoints terlihat dengan keyakinan mereka menyentuh berbagai channel pemasaran digital. Sebagai digital native, Shopee memang nampak cekatan menangkap peluang pasar digital yang ada. Kini, mereka meyakini music platform sebagai channel baru yang patut mereka datangi.

Music platform tengah naik daun, dan kami kini menghadirkan iklan Baby Shark di Spotify non-premium. Tentunya dengan kemasan yang berbeda. Di sini, materi Baby Shark dikemas dengan menonjolkan sisi musiknya,” jelas Rezki.

Masing-masing channel pun dikatakan Rezki cukup unik, sebagai contoh Shopee menemukan meski active user Instagram saat ini begitu banyak, Shopee justru memperoleh reach yang lebih besar di Facebook. “Digital marketing pada akhirnya menjadi salah satu cara bagi kami untuk mencari media touchpoints yang baru,” kata Rezki.

Ke depan, Rezki mengatakan persoalan integrasi media menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Kunci untuk pemasaran digital ke depan Shopee bukan lagi perihal digital marketing-nya, melainkan bagaimana satu konten dapat terintegrasi di seluruh channel. Ketika Baby Shark hadir di TVC, materi ini juga hadir di media sosial namun dalam bentuk aktivasi kompetisi, atau mungkin dalam bentuk lagu di Spotify.

“Kami tidak akan fokus ke digital marketing namun digital marketing akan tetap menjadi penting. So, media integration for us is very important,” ujar Rezki. 

Editor: Sigit Kurniawan

MARKETEERS X








To Top