Transportation & Logistic

Singapore Airlines Terbitkan Ekuitas Baru Hadapi Turbulensi di Industri

PHOTO CREDIT: 123RF

Pandemi COVID-19 berdampak pada industri penerbangan. Beberapa perusahaan penerbangan pun berusaha mengambil strategi untuk tetap bertahan. Mulai dari pengurangan kapasitas penerbangan hingga mencari cara untuk menyediakan likuiditas. Tidak terkecuali Singapore Airlines (SIA).

Salah satu yang dilakukan SIA adalah menawarkan kepada semua pemegang saham ekuitas baru senilai S$ 5,3 miliar dan  akan meningkatkan ekuitas sebesar S$ 9,7 miliar melalui Obligasi Konversi selama 10 tahun. Keduanya akan ditawarkan melalui penawaran umum terbatas (right issue).

SIA juga telah mengatur fasilitas pinjaman jangka pendek senilai S$ 4 miliar dengan DBS Bank untuk mendukung persyaratan likuiditas jangka pendek perusahaan.

“Sejak awal penyebaran wabah COVID-19, permintaan penumpang telah menurun secara drastis. Kami pun harus menerapkan langkah-langkah pengurangan biaya,” ujar Peter Seah, Chairman SIA.

Diharapkan dengan rencana transaksi ini tidak hanya akan membantu perusahaan penerbangan tersebut mengatasi tantangan likuiditas keuangan jangka pendek, tetapi juga memposisikan SIA untuk pertumbuhan di luar masa pandemi virus corona.

Sektor penerbangan adalah pilar utama ekonomi Singapura. Sektor ini setidaknya mendukung lebih dari 12% Produk Domestik Bruto (PDB) negara tersebut dan menyediakan 375.000 lahan pekerjaan. 

Editor: Ramadhan Triwijanarko

MARKETEERS X








To Top