Strategi Seven Event Dorong Industri Otomotif di 2024 lewat 7 Pameran

marketeers article
Media gathering Seven Event. (FOTO: Marketeers/Eric)

Seven Event merupakan event organizer (EO) yang dipercaya oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo ) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) untuk menggelar pameran otomotif di Indonesia. Secara keseluruhan, EO itu dipercaya untuk menggelar tujuh buah pameran yang diyakini bisa berperan dalam mendorong pertumbuhan industri otomotif Tanah Air.

Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Seven Event mengatakan agar bisa berperan dalam memberikan dorongan bagi industri otomotif, perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam setiap pameran yang digelar. Terlebih, saat ini penyelenggaraan pameran otomotif tengah mengalami tren pertumbuhan yang cukup menggembirakan.

“Penyelenggaraan pameran milik Gaikindo dan Aisi terus tumbuh, mulai dari peningkatan jumlah peserta, luasan lahan yang digunakan, ekspansi kota baru, hingga penambahan beberapa pameran baru,” kata Andy dalam media gathering Seven Event di Jakarta, Rabu (24/1/2024).

BACA JUGA: IIMS 2024, Padukan Pameran Otomotif dengan Pertunjukan dan Pagelaran Musik

Tahun ini, sejumlah pameran yang dikelola oleh Seven Event pun terdapat beberapa inovasi. Hal itu dilakukan demi mengakomodasi kebutuhan merek otomotif yang ingin unjuk gigi terkait inovasi sekaligus meningkatkan brand awareness lewat eksebisi.

Tujuh pameran yang dikelola oleh EO ini sendiri adalah Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC), Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) The Series, Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW), dan Indonesia Motorcycle Show (IMOS).

Pameran pertama pada tahun 2024 ini akan dibuka dengan diselenggarakannya pameran business to business (B2B) GIICOMVEC. Tahun ini, pameran beragam kendaraan komersial, seperti bus dan truk itu akan dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 10 Maret 2024, di Jakarta Convention Center (JCC).

BACA JUGA: CX Asfin di GIIAS 2023 Dikemas dalam Tema Driving Your Dreams

“Pameran ini akan menyoroti inovasi pada industri kendaraan komersial dan menjadi tempat bagi produsen dan pelaku industri untuk memamerkan teknologi terkini, kendaraan komersial, dan solusi logistik terbaru,” kata dia.

Kemudian GIIAS yang hadir sebagai satu dari pameran otomotif terbesar di ASEAN akan hadir pada 18-28 Juli 2024. Pameran rutin tahunan ini pun akan kembali hadir sebagai ajang bagi merek yang ingin memperkenalkan inovasi dan produk terbaru, serta menyajikan program khusus demi mendorong penjualan kendaraan di Indonesia.

“Dengan jumlah peserta kendaraan bermotor yang mencapai 49 merek, dan 44 kendaraan baru yang diluncurkan pada GIIAS 2023 lalu, posisi GIIAS sejajar dengan pameran otomotif di Thailand. Karenanya, penyelenggaraan GIIAS akan terus dikembangkan, dengan penambahan luas yang signifikan, penambahan merek peserta, lebih banyak model kendaraan untuk dapat mengejar dan menyamai penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di dunia saat ini, Shanghai Auto Show di China,” ujarnya.

Jika tahun 2023 lalu GIIAS The Series merambah satu kota baru, dengan penyelenggaraan GIIAS Bandung, tahun ini GIIAS The Series terus berkembang dengan penambahan luasan yang signifikan pada tiga penyelenggaraannya, yakni the 31st GIIAS BSD, GIIAS Surabaya, serta GIIAS Semarang.

BACA JUGA: Strategi Range Rover Bangun Engagement lewat Karya Seni

“Tahun ini GIIAS akan hadir dengan area pamer lebih luas, yang artinya dipastikan akan ada penambahan peserta yang membuat penyelenggaraannya menjadi lebih lengkap dan semarak,” ujarnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan tahun ini IMOS akan kembali digelar di ICE-BSD. Hanya saja, IMOS kali ini akan menggunakan total area dua kali lebih luas dari penyelenggaraannya pada tahun 2023.

Artinya, kali ini IMOS akan hadir dengan total area sekitar 30.000 meter persegi. Dengan begitu, pameran ini bisa mengakomodasi lebih banyak merek sekaligus membuat pengunjung menjadi semakin nyaman.

Kemudian, penyelenggaraan pameran otomotif  pada tahun 2024 akan ditutup dengan pameran yang fokus untuk menciptakan kegiatan penjualan kendaraan bermotor secara masi,f yakni GJAW. Pada penyelenggaraan kali ke-3 nya ini, GJAW akan berpindah lokasi ke ICE BSD.

“GJAW tak lagi digelar di JCC karena kami menilai ICE-BSD lebih representatif dalam beberapa aspek mulai dari faktor lahan parkir hingga terkait regulasi mobil ganjil genap di Jakarta. Karenanya, di lokasi baru ini diharapkan GJAW bisa hadir semakin nyaman sehingga mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung,” ucap dia.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS