Sudah Siapkah Indonesia Masuk ke Tahap Endemi?

profile photo reporter Muhammad Perkasa Al Hafiz
MuhammadPerkasa Al Hafiz
02 Maret 2022
marketeers article
Smiling girl puts face mask off her nose so that a healthcare worker can take a sample for Covid-19 testing.
Selama dua tahun terakhir, pandemi COVID-19 telah mempengaruhi kehidupan masyarakat dan menimbulkan sebuah pertanyaan “apakah pandemi ini akan berakhir?.” Jika berkaca ke Singapura beberapa bulan lalu, pemerintah Singapura telah mempersiapkan skenario baru yaitu memperlakukan COVID-19 sebagai endemi dengan mengejar target vaksinasi di atas 80%, dan kini 83% warga Singapura telah tervaksinasi. Pada akhir Desember 2021, dengan menurunnya kasus infeksi baru di Indonesia dan sedikitnya penderita yang perlu dirawat di rumah sakit, sejumlah pihak mengatakan bahwa Indonesia telah siap masuk ke tahap endemi. 
Dalam konferensi tahunan yang diselenggarakan Bank DBS Indonesia, Asian Insights Conference 2022, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi serta sejumlah pakar kesehatan lainnya membahas wawasan dan pandangan terhadap situasi kesehatan, ekonomi, pengendalian pandemi, serta langkah-langkah pemerintah dalam mendukung pemulihan berbagai sektor di Indonesia. 
Dengan situasi yang dihadapi Indonesia dan perkembangan kasus COVID-19 secara global, pemerintah turut bekerja sama dengan berbagai stakeholder dalam mengupayakan langkah-langkah pemulihan dan mempercepat penanganan pandemi di Indonesia. Upaya ini dilakukan dengan memberikan informasi, edukasi, serta memberikan vaksinasi kepada masyarakat. 
Sesditjen Kesehatan Masyarakat dan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi percaya bahwa penanganan COVID-19 memerlukan upaya dari hulu ke hilir. Apabila deteksi dini, edukasi bagi masyarakat, serta langkah-langkah pencegahan merupakan strategi yang dilakukan di hulu untuk pengendalian transmisi, maka transformasi layanan kesehatan yang disiapkan Kementerian Kesehatan diperlukan untuk penanganan kasus di hilir, khususnya ketika seseorang telah dinyatakan positif COVID-19. Diharapkan dengan adanya transformasi ini, fasilitas-fasilitas kesehatan di Indonesia dapat lebih siap menanggapi kasus dan telah dilengkapi dengan sumber daya yang mumpuni.
“Saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mempersiapkan enam pilar transformasi untuk menangani COVID-19, yaitu transformasi layanan dasar kesehatan, transformasi sektor kesehatan, transformasi sistem kesehatan, pendanaan, transformasi sumber daya manusia, serta teknologi kesehatan,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam laporan yang dikirimkan oleh Bank DBS.
Asian Insights Conference sendiri merupakan konferensi tahunan Bank DBS Indonesia yang mempertemukan para pemimpin dengan pemikiran global untuk membahas peluang dan tantangan perubahan di Indonesia, terutama dalam masa pemulihan dan fase new normal di tengah pandemi COVID-19. Harapannya, para pelaku bisnis, investor, serta masyarakat luas memiliki gambaran tentang penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah serta kondisi ekonomi Indonesia dan dunia.

Related