Automotive

Sudah Tujuh Tahun Beroperasi, Pertamina Lubricants Ingin Jaga Market Share

PT Pertamina Lubricants sudah tujuh tahun menjalankan bisnisnya. Sejak berdiri sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di tahun 2013, PT Pertamina Lubricants mampu mempertahankan kedudukannya sebagai market leader di pasar domestik dengan penguasaan pasar di kisaran 58% untuk sektor pelumas ritel otomotif dan industri sekaligus melebarkan sayapnya di 17 negara.

“Di tengah kondisi ekonomi dunia yang tidak stabil dan di tengah pandemi Covid-19, PT Pertamina Lubricants, dengan segala upaya program, inovasi, dan transformasi bisnis tetap optimistis melaju cepat ditahun 2020. Kami telah membangun fondasi dan fundamental bisnis yang kuat untuk bisa terus bersaing dan tumbuh,” ujar,* Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Ageng Giriyono.*

Ageng menegaskan, PT Pertamina Lubricants ditunjang dengan sumber daya manusia, technology, knowledge, production facility dan R&D yang mumpuni.

Perusahaan memiliki tiga pabrik di Indonesia yakni Production Unit Jakarta, Cilacap dan Gresik dengan kapasitas 535.000 KL / tahun yang mampu menopang kebutuhan pelumas nasional. Pabrik pelumas di Jakarta (Production Unit Jakarta) merupakan pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara yang dilengkapi dengan fasilitas Lube Oil Blending Plant (LOBP), VM Plant ,dan Grease Plant. 

Selain kapasitas produksi yang mumpuni, Ageng menjamin ketersediaan produk pelumas Pertamina melalui 24 Depot Supply Point, 7 Sales Region, lebih dari 160 distributor, dan lebih dari 2.000 jaringan Olimart dan Enduro Express, jaringan Pertashop dan SPBU Pertamina di seluruh Indonesia.

“Saat ini produk kami unggul dalam memenuhi setiap kebutuhan yang ada di pasar baik untuk sektor otomotif maupun industri. Kedepannya, kami harus melihat potensi bisnis baru, mengimplementasikan terobosan dan inovasi sesuai dengan tren dunia,” tambah Ageng.

Pertamina Lubricants juga mendukung program pemerintah dalam hal penggunaan bahan bakar biodiesel dengan menghadirkan pelumas Meditran SX Bio, pelumas khusus untuk menunjang penggunaan bahan bakar ramah lingkungan biodiesel. Pertamina Lubricants juga mengembangkan berbagai inovasi produk lainnya seperti Pelumas Food Grade untuk industri makanan dan minuman, Fastron Platinum Racing bekerjasama sebagai Technical Partner Automobili Lamborghini dan yang terbaru adalah Enduro 4T Racing dengan kemasan baru 0.8 Liter.

PT Pertamina Lubricants juga terus menjalankan inovasi program Pertamina Lubricants Home Services (PLHS) untuk melayani konsumen dan masyarakat di tengah gencarnya himbauan kedisiplinan penerapan protokol Covid-19 dengan melakukan servis dan penggantian oli kendaraan dari rumah.

Inovasi produk tentu ditunjang dengan R&D dan pelayanan aftersales service yang optimal. Dimulai dari teknologi dalam pengembangan hingga teknologi dalam after sales services serta pusat customer education melalui ILMA (Integrated Lubrication Management Academy) sampai pengembangan Produk (Bench & Engine Test) untuk mendukung riset terapan pemilihan teknologi additive dan mengembangkan formulasi produk pelumas yang paling cocok. . 

“Inovasi lahir dari kepercayaan, Kepercayaan akan kekuatan kita sendiri. Mengembangan inovasi dalam proses bisnis yang pas dengan karakter perusahaan dan mampu memberikan dampak perubahan bagi stakeholders baik itu internal, pelanggan, konsumen dan masyarakat dimana kita beroperasi. Inovasi juga lahir dari kepercayaan bahwa produk dan layanan yang kita ciptakan itu pas untuk pasar dan bermanfaat untuk banyak orang, menghasilkan outcome yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen dan masyarakat,” tutup Ageng. 

MARKETEERS X








To Top