Tahun 2022, Segmen Ritel Kuasai 90% Penjualan Wuling

marketeers article
Foto: Wuling Motors

Wuling Motors mengakhiri tahun 2022 dengan pertumbuhan penjualan mencapai 17% dibanding tahun 2021. Dari total penjualan yang dibukukan, Wuling mencatatkan 90% penjualannya dari segmen ritel dan 10% dari segmen koorporasi atau fleet. 

“2022 adalah tahun yang luar biasa. Industri otomotif mampu tumbuh penjualannya secara year-on-year. Perkembangan pasar juga positif,” jelas Arif Pramadana, VP Wuling Motors saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Lebih lanjut, Wuling melaporkan mampu membukukan total penjualan wholesale dan ekspor sebanyak 30.037 unit sepanjang tahun 2022. Sementara itu, pasar otomotif nasional menurut catatan Gaikindo berhasil menutup tahun lalu dengan total penjualan sebanyak 1.048.040 unit atau tumbuh 18% dibanding tahun 2021.

“Penjualan tahun 2022 menjadi capaian tertinggi yang pernah kami raih. Hasil ini bisa menjadi indikasi bahwa kendaraan Wuling semakin diterima oleh masyarakat Indonesia,” ujar Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors.

BACA JUGA: Review Wuling Air ev Long Range: Sigap Diajak Bermanuver

Secara komposisi, Wuling Confero menyumbang penjualan sebanyak 36%. Disusul oleh Air Ev sebagai pendatang baru sebanyak 27%, Almaz Series 19%, Cortez 13%, dan Formo 5%.

Tercatat, sepanjang tahun lalu, Wuling meluncurkan tiga produk, yakni New Cortez pada April 2022. Kedua, Air Ev pada Agustus yang per Desember 2022, kendaraan ramah lingkungan dengan tagline ‘Drive For A Green Life’ ini berhasil menguasai pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia sebesar 68,7%.

Produk ketiga adalah Almaz Hybrid pada November 2022 sebagai produk hybrid pertama Wuling yang diproduksi di pabriknya di Cikarang, Jawa Barat.

BACA JUGA: Red Ocean Strategy Wuling Formo Max, Pendatang Baru di Pasar Pikap

Untuk tahun 2023, Dian memasang target yang lebih besar. Untuk mengawali misi tersebut, Wuling melebarkan sayap bisnisnya dan masuk ke segmen kendaraan pikap segmen B.

Di segmen ini, Wuling Formo Max membidik para pelaku usaha, seperti toko kelontong, diler motor, peternak ayam, dan jenis usaha lainnya yang mencari mobil operasional yang mampu membawa banyak barang namun juga nyaman dikendarai.

Upaya ini dilakukan dengan meluncurkan Wuling Formo Max. Segmen ini meski terbilang red ocean market, namun masih menyimpan peluang yang besar, baik di pasar perkotaan atau di luar kota.

“Kami harapkan bisa tumbuh lebih dari 18% untuk tahun 2023. Untuk itu kami akan fokus ke produk yang sudah kami luncurkan, kami akan maksimalkan penjualan produk ini. Dan, Air Ev masih akan menjadi produk unggulan kami karena pasarnya sangat baik,” tutup Dian. 

Related

award
SPSAwArDS