Tahun 2035, Mitsubishi Motors Berencana Mengelektrifikasi 100% Armadanya

marketeers article
Mitsubishi Motors. (FOTO: Reuters.com)

Mitsubishi Motors, produsen mobil asal Jepang, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mengubah seluruh armada kendaraan mereka menjadi kendaraan listrik pada tahun 2035. Hal ini dilaporkan oleh Yomiuri Shimbun, sebuah surat kabar di Jepang.

Dikutip dari Reuters.com, Mitsubishi Motors memutuskan untuk mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kehadiran mereka di pasar mobil listrik dan mengurangi dampak lingkungan dari produksi mobil konvensional yang menghasilkan gas buang berbahaya.

Mitsubishi Motors memiliki sejarah panjang dalam pengembangan teknologi mobil listrik, termasuk meluncurkan kendaraan listrik pertama mereka, i-MiEV, pada tahun 2009. Selain itu, mereka juga menjadi bagian dari Aliansi Mobil Renault-Nissan-Mitsubishi yang ambisius dalam memperkenalkan lebih banyak mobil listrik ke pasar.

Pengumuman Mitsubishi Motors mengenai rencana untuk mengelektrifikasi seluruh armada mereka datang setelah perusahaan mengumumkan pada bulan lalu bahwa mereka berencana untuk berhenti memproduksi mobil bermesin pembakaran dalam waktu sepuluh tahun ke depan.

BACA JUGA: Mitsubishi Minicab-MiEV Mulai Diproduksi Awal Tahun 2024

Sebagai perusahaan otomotif, Mitsubishi Motors mengambil tanggung jawab mereka terhadap keberlanjutan lingkungan serius dan terus mencari cara untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri otomotif. Dalam hal ini, perusahaan menunjukkan bahwa mereka siap untuk berinovasi dan mengambil tindakan konkrit dalam mempromosikan mobil listrik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Diharapkan, langkah ini akan memicu langkah serupa dari produsen mobil lainnya untuk mengambil tindakan nyata dalam mengurangi dampak lingkungan dari produksi kendaraan mereka, sehingga menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan untuk industri otomotif dan planet kita.

Seperti kita tahu, kendaraan listrik saat ini semakin populer di seluruh dunia karena semakin banyak produsen otomotif yang memproduksi kendaraan listrik dan semakin banyak pemerintah yang memberikan insentif bagi pengguna kendaraan listrik.

Jumlah kendaraan listrik yang beroperasi di seluruh dunia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada akhir 2021, jumlah kendaraan listrik yang beroperasi di seluruh dunia diperkirakan mencapai sekitar 12 juta unit, naik dari sekitar 3,2 juta unit pada tahun 2017.

BACA JUGA: Mitsubishi XFC Concept Diperkenalkan di Ajang IIMS 2023

Jangkauan kendaraan listrik terus meningkat seiring dengan peningkatan teknologi baterai. Beberapa kendaraan listrik saat ini dapat menempuh jarak hingga 600 km dengan sekali pengisian baterai, yang memungkinkan pengemudi melakukan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya.

Biaya produksi kendaraan listrik juga semakin murah seiring dengan peningkatan produksi dan teknologi. Beberapa produsen kendaraan listrik saat ini menawarkan kendaraan listrik dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran dalam skala yang lebih besar.

Beberapa pemerintah di seluruh dunia juga memberikan insentif bagi pengguna kendaraan listrik untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik. Insentif tersebut termasuk pembebasan pajak, insentif fiskal, dan subsidi untuk pengembangan infrastruktur pengisian kendaraan listrik.

Infrastruktur pengisian kendaraan listrik semakin berkembang di seluruh dunia, memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk mengisi baterai kendaraan mereka di tempat-tempat umum seperti stasiun pengisian listrik, pusat perbelanjaan, dan tempat parkir umum.

Editor: Muhammad Perkasa Al Hafiz

Related

award
SPSAwArDS