Industry

Taiwan Pamer Lima Perusahaan Pengolahan Plastik dan Karet Canggih

Foto: TAITRA

Dewasa ini banyak orang yang mulai melek terhadap gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Terbukti dari banyaknya produk-produk daur ulang yang beredar di pasaran saat ini. Produk ramah lingkungan atau produk daur ulang yang umum dijumpai adalah produk dengan bahan utama plastik dan karet.

Tren positif ini pun ditangkap oleh lima perusahaan asal Taiwan dengan mengadakan webinar bertajuk “Shaping Tomorrow, Discovering Taiwan’s Plastic & Rubber Machinery Webinar”. Kelima perusahaan tersebut adalah Allen Plastic, ChumPower, Fu Chun Shin, Multiplas dan Polystar.

Didukung oleh Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA), perusahaan-perusahaan ini merupakan ‘pemain lama’ dalam industri karet dan plastik di Taiwan.

Dalam webinar yang dihadiri lebih dari 200 penonton daring di seluruh dunia, kelima perusahaan tersebut mempresentasikan mesin-mesin canggih. Mesin-mesin tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi dalam memproduksi karet dan plastik demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih. 

Misalnya, Allen Plastic Industries Co., Ltd yang memperkenalkan mesin andalan mereka yakni Horizontal Shrink Sleeving Machine (AHL-1000) dan Automatic Shrink Sleeving Machine (ASL-1000 dan ASL-2000). Masing-masing mesin ini mampu memosisikan produk seperti lipstick, eyeliners, dan pensil alis dalam 0,5 detik. Mesin ini juga mudah diintegrasikan dengan berbagai tipe mesin pengemasan dengan lebar dan label yang bervariasi.

Sedangkan ChumPower Machinery Corp memamerkan mesin High Speed Stretch Blow Molding Machine: L-Series. Mesin ini mampu mencetak plastik dengan kecepatan tinggi serta memiliki kapasitas output hingga 24.000 botol per jam. 

Sales Support Engineer ChumPower, Tony Wu menjelaskan mesin ini mengadopsi tiga metode yang berbeda. “Pertama, metode untuk mencetak botol dengan ukuran awal yang ringan. Metode kedua adalah penggunaan oven pemanas yang mampu mendapatkan kelebaran pitch hingga 38mm,” papar Tony

Metode ketiga yaitu penggunaan sistem pemulihan udara. Alih-alih membuangnya sepenuhnya ke atmosfer, sebagian dari udara tersebut dapat dialihkan ke tangki pemulihan dan disimpan untuk penggunaan lain.

Perusahaan ketiga yang memperkenalkan mesin canggihnya adalah Fu Chun Shin Machinery. Perusahaan ini merilis dua produk terbaru mereka yaitu Intelligent and advanced servo hydraulic IMM/FA Series dan iMF4.0 Intelligent ManuFactory/ iMF4.0 yang memiliki keunggulan berbeda. 

Pada produk pertama Fu Chun Shin diklaim mampu meningkatkan output motor servo seri FA dari 57kw menjadi 71,9 kw, yang memungkinkan pelanggan untuk menjalankan mesin dengan lebih banyak aplikasi. Sementara, iMF 4.0 (Intelligent ManuFactory) dapat dipasang pada mesin cetak injeksi dan dapat secara independen menyesuaikan dan mengontrol parameter kualitas berdasarkan informasi di sekitarnya.

Selanjutnya, ialah Multiplas Enginery Co. Ltd. yang memperkenalkan mesin Fully Automatic Production Cell dan Unman Screwdriver Production Line. Keunggulan yang ditawarkan mesin ini adalah mampu mengintegrasikan mesin cetak injeksi vertikal atau horizontal, robot enam sumbu, dan alat bantu untuk mencapai produksi otomatis dengan maksimal. 

Perusahaan terakhir yang turut mempresentasikan mesin canggihnya adalah Polystar Machinery Co. Ltd. Dalam kesempatan tersebut,  Polystar memperkenalkan Repro-Flex yang merupakan mesin daur ulang canggih. Mesin ini diklaim mampu mengurangi biaya pembelian bahan baku baru serta dapat mengurangi limbah. 

“Kemampuan mesin Repro-Flex dapat menghemat biaya pembelian bahan baru dan mengurangi limbah. Mesin ini juga bisa meningkatkan 20% output dan menurunkan konsumsi daya hingga 10%. Bahan pemrosesan yang bisa didaur ulang di mesin ini termasuk gulungan film PE/PP, sisa tas, peregangan/penyusutan dan lembaran film gelembung,” ujar CMO Polystar, David Lo.

Tak hanya sampai di sini, TAITRA akan menggelar acara lain pada semester kedua tahun. Bertajuk “TaipeiPLAS”,  acara ini akan berlangsung dari 28 September hingga 2 Oktober 2021.

MARKETEERS X








To Top