Taktik Penjualan Bank Saqu Dorong Transaksi Nasabah Tabungmatic

marketeers article
Ilustrasi transaksi bank digital (Sumber: 123RF)

Bank Saqu sebagai layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta mengerahkan taktik penjualannya guna mengakuisisi nasabah baru. Upaya ini dilakukan perusahaan melalui promosi layanan Tabungmatic.

Angela Lew Dermawan, Chief Business Digital Officer PT Bank Jasa Jakarta menjelaskan, Tabungmatic merupakan satu di antara produk unggulan Bank Saqu yang bisa mengubah kembalian dari setiap transaksi yang menggunakan QRIS menjadi tabungan secara otomatis.

”Kami menyadari bahwa menabung adalah hal yang sangat sulit dilakukan oleh setiap individu. Dengan adanya fitur Tabungmatic, kami ingin mendorong kebiasaan menabung secara otomatis menjadi sebuah kebiasaan yang posifif dan menyenangkan,” ujar Angela dalam laporannya.

BACA JUGA: Baru Sebulan Diluncurkan, Pengguna Bank Saqu Capai 100 Ribu Nasabah

Tabungan ’recehan’ tersebut akan disimpan dalam Saku Booster dengan tingkat bunga 10% per tahun. Untuk menggunakannya bisa dengan mengaktifkan fitur Tabungmatic di aplikasi Bank Saqu dan tentukan nilai pembulatan yang diinginkan, mulai dari Rp 5.000, Rp 10.000 dan Rp 50.000.

Sebagai ilustrasi, nasabah memilih jumlah pembulatan sebesar Rp 50.000. Lalu nasabah melakukan transaksi di salah satu merchant menggunakan QRIS di aplikasi Bank Saqu sebesar Rp 13.500. Jumlah transaksi yang semula hanya Rp 13.500, akan dibulatkan atas kelipatan Rp 50.000 terdekat, sehingga selisihnya sebesar Rp 36.500 akan masuk ke Saku Booster yang kasih bunga 10% per tahun.

Taktik Penjualan Bank Saqu

Untuk mendorong transaksi nasabah pada fitur Tabungmatic, Bank Saqu memberikan kesempatan nasabah untuk meraih cashback hingga 1 juta hingga menyediakan 50 motor Honda Scoopy. Program ini berlaku mulai dari 1 Maret 2024 hingga 31 Mei 2024.

Di sisi lain, bagi bank yang memiliki 43% nasabah dari usia 20-30 tahun ini, Tabungmatic Bank Saqu menjadi bukti bahwa dunia perbankan semakin canggih dan memberikan nilai tambah bagi nasabah.

BACA JUGA: Strategi Bank Saqu Sasar Pasar Bank Digital untuk Generasi Muda dan Solopreneur

Melalui pendekatannya ini,  Bank Saqu menyasar generasi muda, terutama para solopreneur di Indonesia, mencakup pemilik usaha kecil, pekerja lepas, dan karyawan tetap dengan pekerjaan tambahan.

Segmen ini secara proaktif mencari cara untuk bertumbuh, menabung lebih banyak, berinvestasi lebih banyak, atau bahkan mengambil pinjaman untuk upaya produktif, guna mencapai lebih banyak hal positif di masa depan.

Ke depannya, Bank Saqu akan terus fokus meningkatkan layanan, memperluas program dan fitur untuk menjangkau lebih banyak lagi nasabah di seluruh Indonesia. Saat ini, jumlah nasabah Bank Saqu sebanyak 500.000 sejak peluncurannya empat bulan lalu.

Related