Tanam 450.000 Pohon, Tren Perusahaan Tekan Emisi Meningkat

marketeers article
Kesadaran perusahaan menekan emisi gas karbon dengan reboisasi meningkat. Sumber gambar: LindungiHutan.

Platform crowdplanting, LindungiHutan melaporkan kesadaran perusahaan untuk menekan emisi gas karbon di Indonesia terus meningkat. Hal ini ditandai dengan maraknya brand-brand yang turut menanam pohon sepanjang tahun 2022.

Intan Widianti Kartika Putri, Head of Partnerships LindungiHutan menuturkan sepanjang tahun lalu sebanyak 458.000 pohon telah ditanam di 42 lokasi untuk program reboisasi. Jumlah tersebut mendekati 50% dari capaian jumlah pohon sejak LindungiHutan mulai beroperasi pada 2016.

BACA JUGA: Manfaatkan IoT, Telkomsel Jaga Bumi Dorong Konservasi Mangrove

“Begitu pun jumlah mitra pada 2022 bertumbuh pesat, yakni 107 mitra. Angka tersebut mencapai seperempat dari total mitra kami selama ini. Selain itu, jumlah individu yang terlibat pada program-program penanaman pohon mencapai 9.300 orang,” kata Intan melalui keterangannya, Kamis (25/5/2023).

Menurutnya, antusias perusahaan menanam pohon datang dari sektor swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN). LindungiHutan menyediakan platform yang bisa diakses oleh perusahaan maupun masyarakat umum.

BACA JUGA: Kiprah PT PGE Selamatkan Satwa Endemik Lewat Program Konservasi

Adapun beberapa perusahaan yang gencar melakukan program reboisasi biasanya datang dari perusahaan rintisan hingga perusahaan besar. Adapun dari pelat merah, yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) dan PT Pupuk Indonesia (Persero).

Terbaru, kedua perusahaan itu berkolaborasi dengan LindungiHutan melakukan penanaman mangrove di Tambakrejo, Jawa Tengah. Tercatat, sebanyak 1.103 bibit mangrove ditanam pada 17 Mei 2022.

Sementara itu, Pupuk Indonesia memilih modifikasi antara kegiatan untuk mendorong aktivitas fisik para karyawan dengan kampanye peduli lingkungan. Melalui kampanye DonaTree Viral Challenge dan Virtual Running Walking & Cycling, Pertagas dan LindungiHutan berhasil menanam total 5.500 bibit mangrove di kawasan ekowisata hutan mangrove Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dan di kawasan pesisir Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat.

Selain perusahaan, Intan bilang masyarakat umum juga dapat turut serta berkontribusi terhadap reboisasi. Ini dilakukan baik menginisiasi kampanye penghijauan, memberikan funding, maupun ikut menjadi relawan yang turun ke lapangan.

“Seluruh lembaga yang bergabung dalam gerakan penanaman pohon kami memang memiliki visi untuk lingkungan dan masyarakat. Menanam pohon di hutan maupun di pesisir akan menjaga keanekaragaman hayati, yang nantinya akan bermanfaat untuk masyarakat setempat. Dengan kata lain, menanam pohon adalah langkah kecil dengan dampak yang besar,” ujarnya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Related

award
SPSAwArDS