Industry

Tetap Populer di Indonesia, Facebook Kembangkan Layanan Promosi Untuk Pelaku UKM

Facebook sepertinya masih menjadi platform sosial media yang paling diminati oleh masyarakat. Dalam sela-sela kunjungannya di Jakarta (6/3/2015) Arrow Guo, Head of SMB Facebook Greater China & Southeast Asia menyampaikan bahwa berdasarkan penelitian riset oleh TNS ditemukan temuan bahwa orang Indonesia menghabiskan waktu lebih banyak, di lebih banyak tempat, sepanjang hari dengan Facebook melampaui situs digital dan media tradisional lainnya. Artinya, Facebook menjadi platform tujuan masyarakat Indonesia yang paling populer.

Temuan riset tersebut juga menunjukan bahwa masyarakat Indonesia mengakses Facebook jauh lebih sering (5,7 kali per minggu) dibandingkan dengan aktifitas online dan media tradisional lainnya. Orang-orang di Indonesia menggunakan Facebook dalam aktivitas sehari-hari mereka. Dan, tempat paling populer untuk mengakses Facebook adalah ketika berada di tempat tidur (65%) diikuti dengan saat menonton televisi (41%), dan ketika berlibur (28%). Responden dari penelitian ini mengkonfirmasi bahwa mereka lebih memilih untuk memeriksa atau memperbarui Facebook mereka (15%) dibanding dengan mengkonsumsi media tradisional, seperti membaca Koran (6%) dan membaca majalah (4%). Serta hampir setengah dari seluruh responden mengatakan bahwa Facebook merupakan sumber pertama mereka mendapatkan cerita dan informasi terbaru.
 
Hal ini juga sejalan dengan riset MarkPlus Insight  lewat Indonesia Consumer Survey 2014 yang dilakukan terhadap  21,283 responden di 18 kota. Dari survei tersebut terkuak bahwa dominasi Facebook masih sangat besar digandrungi oleh pengguna internet segala umur di Indonesia. 
 
Tercatat, terdapat sekitar 69 juta pengguna Facebook di wilayah Indonesia. Dari angka tersebut diperkirakan sekitar 61 juta mengakses melalui perangkat smartphone. Bagi Facebook membuka kesempatan yang besar bagi sebuah bisnis bila ingin memperluas jangkauan bisnis melalui Facebook. Hal ini ditambah dengan dukungan yang diberikan oleh Facebook kepada para pelaku UKM di Indonesia. Bagi Arrow, visi Facebook saat ini tidak hanya mebuat sesama manusia saling terkoneksi “Kami juga ingin membuat agar manusia dan bisnis bisa saling terkoneksi,” ungkapnya.
 
Untuk semakin memudahkan para pelaku UKM dalam memasarkan barangnya Facebook juga menawarkan serangkaian tools yang dapat digunakan oleh para UKM untuk menjangkau, mengoptimalkan, mengukur, dan menyesuaikan upaya pemasaran, dan memungkinkan mereka untuk memaksimalkan brand awareness.. Kemudian, mendorong dan memenuhi target konversi melalui beberapa penempatan iklan seperti iklan pada News Feed, iklan Mobile News Feed dan Iklan di panel sebelah kanan. Menjangkau target yang paling relevan melalui Core Audiences, Custom Audiences dan Lookalike Audience. Dan memantau optimalisasi yang sedang berlangsung untuk memenuhi tujuan bisnis para pelaku UKM.
 
Facebook juga meluncurkan Ads Manager untuk perangkat mobile, yang sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 800.000 pengiklan setiap bulannya. aplikasi Ads Manager memberikan kekuatan lebih bagi pemasar untuk mengelola iklan-iklannya dimanapun. Melalui aplikasi tersebut, para pemasar dapat melacak Performa Iklan, mengedit Iklan yang sedang berjalan, hingga mengedit biaya dan jadwal iklan.

MARKETEERS X








To Top