TikTok Ikut Uji Paid Subscription, Lagi Tren?

profile photo reporter Dyandramitha Alessandrina
DyandramithaAlessandrina
21 Januari 2022
marketeers article
Anapa, Russia February 16, 2018: Woman holding iPhone X with streaming service media and video TikTok on the screen. iPhone ten was created and developed by the Apple inc.
TikTok belum lama ini mengonfirmasi The Verge bahwa mereka juga sedang menguji paid subscription. Dengan ini, video-video yang dibuat oleh content creator TikTok bisa menjadi berbayar dan hanya bisa dilihat oleh yang sudah berlangganan.
Dilansir dari The Verge, perusahaan tidak memberitahukan secara detail mengenai peluncuran resmi paid subscription tersebut, berapa banyak content creator yang mengujinya, hingga struktur pembayarannya. Akan tetapi, Zachary Kizher, juru bicara TikTok sempat mengirim email kepada The Verge.
Paid subscription adalah konsep yang telah kami uji. Ini merupakan cara terbaru kami untuk membawa nilai bagi komunitas kami dan memperkaya pengalaman mereka di TikTok,” kata Zach dalam emailnya kepada The Verge.
Namun demikian, langkah TikTok untuk menambahkan paid subscription untuk content creator masih sedikit membingungkan. Kelebihan aplikasi tersebut dibandingkan kompetitor adalah algoritme misterius yang menampilkan konten ke For You Page pengguna. Itulah cara content creator menjangkau pengguna untuk mengikuti akun mereka.
Akan tetapi, jika content creator TikTok menyimpan konten terbaik mereka untuk subscriber, bisa jadi konten tersebut tidak bisa memicu algoritme, sehingga pada akhirnya akan mengurangi engagement mereka. Sebab, konten tersebut tidak tersedia untuk non-subscribers mereka.
Pengujian paid subscription yang dilakukan TikTok ini juga telah dilakukan oleh platform Instagram belum lama ini. Instagram juga sedang menguji paid subscription kepada beberapa content creator dan influencer yang berbasis di Amerika Serikat.
 
Editor: Eko Adiwaluyo

Related