Automotive

Tinggalkan Formula E, Mercedes-EQ Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik

Sumber ilustrasi: 123rf.com

Mercedes-Benz mengumumkan pihaknya akan mengakhiri kisah sukses ABB FIA Formula E sebagai peserta tim dan pabrikan pada akhir Musim 8, pada Agustus tahun depan.

HWA Racelab pertama kali berpartisipasi di Musim 5 dan menetapkan fondasi untuk partisipasi Mercedes di Formula E. Tujuan utamanya tak lain menciptakan sebuah standar untuk setiap tim yang berpartisipasi di setiap levelnya.

Kemenangan Mercedes pertama untuk Stoffel Vandoorne di babak final Musim 6 dan diteruskan denganawal yang kuat untuk Musim ke-7. Hal ini membawa kejuaraan tim di musim keduanya. Puncaknya, akhir pekan lalu di Berlin ketika Nyck de Vries dan Tim Formula E Mercedes-EQ menjadi juara dunia motorsport listrik pertama dengan memenangkan gelar ABB FIA Formula E World Championship Drivers’ and Teams’.

Selain itu, Mercedes-Benz membuat pengumuman strategis pada akhir Juli bahwa pihaknya tersebut akan siap untuk menjadi all-electric di akhir dekade ketika kondisi pasar memungkinkan. Mercedes-Benz telah mempertimbangkan untuk memilih mengalihkan sumber daya dalam mempercepat proses elektrifikasi, termasuk pengembangan tiga arsitektur khusus listrik yang akan diluncurkan pada tahun 2025.

Mercedes akan merealokasi sumber daya dari ABB Program Kejuaraan Dunia Formula E FIA dan penerapan pembelajaran dalam kompetisi untuk pengembangan produk secara terangkai. Ke depannya, perusahaan akan memusatkan kegiatan motorsport di Formula 1, memperkuat status olahraganya sebagai laboratorium tercepat untuk mengembangkan, dan membuktikan teknologi kinerja masa depan yang berkelanjutan dan terukur.

Pembelajaran ini akan diwujudkan melalui arsitektur produk masa depan seperti platform AMG.EA, platform listrik kendaraan kinerja khusus yang akan diluncurkan pada tahun 2025, dan proyek-proyek seperti Vision EQXX.

Mercedes-Benz akan meninggalkan Formula E pada akhir Musim 8. Petinggi grup tim telah memulai mempelajari opsi bagi tim dapat terus bersaing dalam seri selama era Gen 3, termasuk potensi penjualan kepada pemilik baru.

Markus Schäfer, Member of the Board of Management of Daimler AG and Mercedes-Benz AGbertanggung jawab atas Daimler Group Research dan Mercedes-Benz Cars COO

Di Mercedes-Benz, Markus mengatakan pihaknya telah berkomitmen dan berupaya memerangi perubahan iklim selama dekade ini. Hal ini menuntut mereka untuk mempercepat transformasi perusahaan, produk, dan layanan kami menuju masa depan yang bebas emisi dan berbasis perangkat lunak, dan untuk mencapainya.

“Kami harus memberikan fokus penuh pada kegiatan inti kami. Dalam dunia motorsport, Formula E telah menjadi ajang pembuktian keahlian kendaraan elektrik kami dan membangun brand Mercedes-EQ kami. Tetapi di masa depan, kami akan terus mendorong kemajuan teknologi,” kata Markus.

Ia menambahkan, F1 menawarkan potensi yang besar untuk transfer teknologi. Hal ini nampak dalam proyek yang sedang berlangsung seperti Vision EQXX. Tim mereka serta seluruh seri akan mencapai status net-zero pada akhir dekade ini.

 

MARKETEERS X








To Top