Digital

Tokopedia Alami Kenaikan Jumlah Penjual

SUMBER: TOKOPEDIA

Pandemi COVID-19 telah mengubah cara konsumen berbelanja yang beralih ke online untuk mengurangi risiko penyebaran virus. Selama pandemi, platform e-commerce Tokopedia melihat adanya kenaikan baik dari segi transaksi maupun jumlah penjual baru.

Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia mengatakan, pada tahun 2020, jumlah penjual baru yang bergabung di platform Tokopedia dapat mengisi penuh Stadion GBK sebanyak 36 kali. Jika ditotal, saat ini Tokopedia telah menjadi rumah bagi lebih dari 9,9 juta penjual, di mana hampir 100% adalah Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dari sisi penjualan, produk makanan seperti madu, kopi, dan frozen food menjadi produk yang paling laris selama pandemi. Nuraini menuturkan, kenaikan penjualan produk makanan juga didukung dengan kampanye Tokopedia Nyam! yang mempermudah konsumen untuk mendapakan produk makanan dan minuman.

Produk kesehatan turut mengalami kenaikan transaksi penjualan. Total masker yang terjual bahkan mencapai lebih dari lima kali total penduduk Pulau Jawa. Sedangkan jumlah hand sanitizer yang terjual mencapai empat kali total penduduk Pulau Bali.

“Selama 2020 pula, Tokopedia bersama mitra logistik juga konsisten mengirim ke berbagai wilayah. Perjalanan ini dapat mencapai lebih 46 miliar kilometer. Beberapa pesana yang terjadi di Tokopedia telah berhasil sampai ke pembeli di hari yang sama,” ujar Nuraini.

Kampanye pemerataan ekonomi digital yang terus digaungkan oleh Tokopedia juga terlihat hasilnya selama masa pandemi. Nuraini mengatakan, transaksi paling jauh yang terjadi di Tokopedia adalah dari Banda Aceh ke Merauke. Transaksi antarpulau pun meningkat lebih dari dua kali lipat jika dibanding tahun 2019.

Sementara itu, sepanjang tahun 2020 tren donasi juga mengalami kenaikan. Tokopedia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 80 miliar melalui fitur Domasi, Zakat, dan Qurban.

“Ke depannya Tokopedia akan terus membantu masyarakat untuk beradaptasi menghadapi perkembangan teknologi, terutama di tengah pandemi. Kami akan terus konsisten berkolaborasi dengan mitra strategis demi menciptakan inovasi terbaik,” tutup Nuraini.

Editor: Ramadhan Triwijanarko

MARKETEERS X








To Top