Transformasi Digital Perlu Terus Disempurnakan

profile photo reporter Clara Ermaningtiastuti
ClaraErmaningtiastuti
01 Agustus 2022
marketeers article
Transformasi digital perlu terus dilakukan penyempurnaan meski bertahap. | Foto: Ilustrasi 123RF
Transformasi digital telah menjadi sesuatu yang mutlak dilakukan, terlebih lagi setelah COVID-19 mewabah. Perusahaan tidak bisa lagi hanya fokus pada pengembangan teknologi dan inovasi di berbagai lini. Lebih dari itu, mereka perlu memastikan adanya pencapaian dari perubahan yang dilakukan serta penyempurnaan secara terus menerus.
Banyak keuntungan yang didapat ketika sebuah perusahaan melakukan transformasi digital. Dengan demikian, mereka merasa mulai perlu untuk berinvestasi bahkan dalam jumlah besar agar tidak tertinggal dari kompetitor.
Namun, untuk mengetahui apakah transformasi digital tersebut membawa dampak yang baik, perusahaan perlu menyiapkan sejumlah indikator. Tentunya, guna mengetahui keberhasilan dari transformasi digital yang sedang mereka lakukan.
Indikator untuk mengukur keberhasilan transformasi digital tersebut antara lain, key performance indicator (KPI), return on investment (ROI), penerapan Plan-Do-Check-Action (PDCA), hingga Kaizen (perbaikan berkesinambungan).
“Didukung dengan kenyataan di lapangan bahwa digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang sekaligus berperan penting untuk menunjang konsumen. Inilah yang mendorong transformasi digital di Indonesia. Digitalisasi menjadi strategi perusahaan untuk tetap relevan dengan konsumen,” ujar Manashi Guha, Consumer Division Head L’Oreal Singapura.
Menyadari hal serupa, PT Pertamina (Persero) menerapkan tiga hal untuk kesuksesan mereka. Masing-masing adalah perubahan proses bisnis, teknologi, dan pola pikir serta kinerja karyawan.
Transformasi digital ini terus dilakukan secara bertahap oleh Pertamina dan dilanjutkan ke fase menengah dengan jangka lima tahun.
Yang pasti, teknologi akan terus berubah. Begitu pula mengenai perilaku dan tuntutan dari konsumen. Artinya, perusahaan dan pemilik merek tidak boleh mudah berpuas diri. Namun, mereka harus selalu melakukan pengukuran, berpikir dinamis, dan terus melakukan penyempurnaan terhadap transformasi digital mereka. Layaknya sebuah perjalanan yang tidak mengenal kata ujung.
Artikel lengkap tentang bagaimana perusahaan berupaya untuk berkontribusi dalam membangun sustainability bagi bisnis dapat Anda baca dalam majalah Marketeers edisi Februari 2020 bertajuk Digital Transformation Roadmap.
Editor: Ranto Rajagukguk

Related