Traveloka Priority, Cara Traveloka Definisikan Program Loyalitas

marketeers article
Konferensi pers Traveloka Priority di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (4/11/2022) (Foto: Traveloka)

Platform yang memosisikan diri sebagai lifestyle super-Apps, Traveloka memiliki definisi soal program loyalitas yang baik. Bukan sekadar program untuk mendorong banyaknya transaksi, program loyalitas didefinisikan oleh perusahaan melalui Traveloka Priority. 

“Banyak program loyalty yang fokusnya adalah jumlah transaksi. Dari sini, banyak brand yang memberikan banyak promosi untuk program loyalitasnya. Di sini, bukan cinta yang terjadi namun loyalitas yang dibeli dengan promosi,” jelas Terry Santoso, VP of Platform Marketing Traveloka saat acara peluncuran Traveloka Priority di Jakarta beberapa waktu lalu.  

Bagi Traveloka, loyalitas adalah kesetiaan yang harus dibangun dua arah. Dari sini, perusahaan berusaha mengerti konsumen yang bermuara pada konsumen yang mencintai Traveloka. 

Untuk membangun komunikasi tersebut, Traveloka membangun tiga fokus. Tiga fokus tersebut, meliputi fokus untuk mengelola program yang lebih baik, membangun relasi yang lebih sehat dalam jangka panjang, dan tim teknologi yang fokus ke pengembangan fitur yang lebih bermakna dengan mengesepankan user experience. 

Resep membangun loyalitas pelanggan

“Untuk mencapai loyalitas pelanggan yang baik, kami memiliki tiga resep kunci,” lanjut Terry. 

BACA JUGA: Traveloka Dorong Penjualan Lewat Traveloka Staycation Week 2022

Pertama, mengenal konsumen dengan lebih dekat melalui survei menyeluruh. Menurut survei, konsumen Traveloka didominasi oleh konsumen pria sebanyak 55% dan didominasi oleh konsumen usia 25-34 tahun sebanayk 48% yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia. 

Kedua, merancang skema program yang menarik berasas eksklusif dan inklusif. Eksklusif berarti manfaat yang dihadrikan Traveloka Priority hanya untuk anggota. Sementara inklusif memiliki arti, semua pengguna Travelola dapat menjadi anggota Traveloka Priority dengan instan.

Perusahaan pun merancang program yang berorientasi ke kebutuhan konsumen dan menghadirkan keuntungan dan manfaat yang berlimpah. 

Ketiga, Traveloka Points sebagai growth catalyst. “Kami menggunakan Traveloka Points sebagai katalis atau DNA dari Traveloka Priority. Poin ini bersifat likuid bisa digunakan di luar atau di dalam aplikasi, universal, dan mudah dipakai dan dikumpulkan,” ujar Terry. 

Dari sini, perusahaan mengembangkan Traveloka Priority yang hadir dengan empat level, yakni Bronze, Silver, Gold, dan Platinum. Level keanggotaan ini akan meningkat atau diperbarui sesuai dengan jumlah minimal Traveloka Poin yang dikumpulkan pengguna. Setiap pengguna dapat menikmati berbagai keuntungan sesuai dengan level keanggotaan Traveloka Priority.

BACA JUGA: Loyalty 2.0: Delighting Loyal Customers

Untuk komunikasi dari program loyalitasnya ini, Terry menggandeng pasangan suami istri Raditya Dika dan Anissa Aziza yang merupakan figur publik sekaligus pengguna Traveloka. Keduanya pun tampil meramaikan beberapa video promosi dari Traveloka Priority, termasuk hadir saat acara peluncuran dan konferensi pers di Jakarta. 

Transaksi dan engagement

Sejak fitur Traveloka Priority dihadirkan pada Februari 2022, perusahaan mencatatkan adanya perkembangan positif berupa peningkatan transaksi dan jumlah pengguna hingga 2x lipat selama periode Februari hingga Oktober 2022. 

Transaksi berulang yang dicatatkan oleh pengguna yang merupakan anggota juga meningkat 3.5x lipat dibandingkan transaksi dari pengguna bukan anggota. 

“Kami juga mencatatkan adanya 3x relasi yang kian erat dengan konsumen. Lebih dari itu, hari ini hanya permulaan dari peluncuran Traveloka Priority dan kami telah menyiapkan kampanye besar pada 15 Nov 2022. Nantikan!,” tutup Terry. 

Related

award
SPSAwArDS